Hasil Poling

Bu Sri Mulyani, Sembako-Sekolah Bakal Kena Pajak Ditolak Keras!

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 12 Jun 2021 17:27 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Rapat itu membahas pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2022
Foto: Rengga Sancaya: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

"Setuju. Mau dapat uang dari mana coba untuk bayar utang kalau bukan morotin rakyat. Kalau perlu naikin aja biaya pendidikan dan berobat, biar pada gak pinter dan berkurang penduduk kita. Joss. Kalau orang banyak pinter pasti banyak protes nanti malah reformasi. Biar gak ada gerakan mahasiswa, universitasnya dibikin gak kejangkau jadi gak ada mahasiswa lagi. Pinter sekali pimpinan kita," tulis Urang Depok.

"setuju..kasian pemerintah lg kesusahan,akibat dipimpin celebgram," tulis Darto H.

Ada juga yang benar-benar setuju namun memasang syarat tertentu.

"Setuju asal pendapatan rakyat ditingkatkan jg kesejahteraannya, biar seimbang," tulis F*ckz.

"Setuju saja Sekolah Swasta kena PPN... asal Sekolah Negri tidak kena PPN n jangan hanya gratis SPP saja, tapi juga gratis Uang Buku n Seragam!" tulis Barong.

"Setuju aja..asal di barengi dgn sarana dan prasarana yg mumpuni 👏👏👏" tulis Elga Vdexter.

detikcom juga membuat polling serupa di media sosial Instagram dan Twitter. Hasilnya, mayoritas menyatakan tidak setuju.

Dari Instagram Story @detikfinanceofficial sebanyak 131 netizen memilih opsi "Tentu Tidaaaaak" atau tidak setuju pada rencana tersebut. Hanya 5 orang yang memilih opsi "Setuju Aja" atau setuju

Demikian juga di Twitter, dari total 418 vote 93,7% di antaranya menyatakan tidak setuju dengan memilih opsi "tentu tidakkkkk" dan sisanya 6,3% memilih "setuju min!".

"Jangan semua dikasih pajak,,bukannya sekolah pun sudah ada pajaknya meski itu beda nama,terus sembako juga bukankah dari tengkulak sudah ada pajaknya,,kalo kita pingin makan di resto atau food court pun juga ada pajaknya,,jadinya gak usah lah nambah nambahin pajak,," cuit akun @Peri26490471.

"Itu pejabat pemerintah dipajeki 1000% aja," cuit @PekPekok.


(hns/hns)