Menhub Sebut Pergerakan Pesawat di Indonesia di Atas 60%

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Sabtu, 12 Jun 2021 22:27 WIB
Menhub Cek Bandara
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. Menurutnya berdasarkan laporan AirNav Indonesia, pergerakan pesawat secara nasional telah mencapai 60 persen dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

"Hari ini saya ingin melihat langsung bagaimana pergerakan pesawat yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Dari apa yang dilaporkan oleh Dirut AirNav bahwa secara nasional pergerakan pesawat di Indonesia sudah di atas 60 persen. Sedangkan di Soekarno-Hatta kira-kira di atas 50 persen dibandingkan masa normal. Ini sudah ada satu kenaikan dari masa awal pandemi yang pergerakannya sangat rendah," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/6/2021).

Terkait hal ini, Budi menjelaskan Kemenhub akan membuat kebijakan untuk terus mendorong peningkatan pergerakan pesawat di tengah masa pandemi. Dengan demikian nantinya pergerakan pesawat dari Jakarta akan terjadi secara reguler.

"Kami ingin memastikan bahwa pergerakan dari Jakarta menuju ke sejumlah provinsi harus terjadi secara regular, apakah setiap hari atau dua hari sekali, tetap harus dilakukan pelayanan. Bahkan sampai ke kota atau kabupaten, terutama yang ada di Indonesia bagian timur," ucapnya.

Lebih lanjut Budi menyampaikan pemerintah daerah juga telah berupaya mendukung penerbangan nasional, yaitu dengan membeli atau memesan kursi pesawat (block seat). Menurutnya, cara ini dapat membantu meningkatkan pergerakan pesawat.

"Cara ini sudah ditunjukkan secara kreatif oleh sejumlah pemerintah daerah yaitu Pemprov Sulsel dan Pemkab Toraja. Mereka bekerja sama dengan maskapai untuk memesan block seat guna keperluan perjalanan dinas sehingga bisa ada empat penerbangan dalam seminggu," jelasnya.

Menurutnya, cara pemesanan melalui block seat ini bersifat sementara, yaitu kurang lebih enam bulan pertama. Ia pun berharap cara ini dapat mendorong peningkatan pergerakan pesawat hingga mencapai tingkat perekonomian yang baik.

Selain itu, Budi terus mengingatkan kepada seluruh stakeholder penerbangan untuk tetap memastikan protokol kesehatan berjalan konsisten. Adapun hal ini penting sebagai upaya menekan tingkat penyebaran COVID-19 di Indonesia.

"Simpul transportasi adalah simpul pergerakan yang sangat menentukan bagaimana kita mendukung pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia. Saya yakin rekan-rekan dari operator bandara, maskapai dan navigasi bisa menjaga ini dengan baik," tuturnya.

Dalam tinjauannya ke Bandara Soekarno-Hatta, Budi juga mengunjungi kantor dan Tower AirNav Indonesia. Budi pun berpesan kepada jajaran AirNav Indonesia agar terus menjaga layanan navigasi penerbangan. Hal ini guna memastikan konektivitas di udara di seluruh wilayah Indonesia berjalan dengan baik.

Usai meninjau navigasi bandara, Budi melakukan pertemuan dengan sejumlah stakeholder di Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Jakarta. Turut hadir dalam tinjauan, Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto, Dirut AirNav Indonesia Pramintohadi Sukarno dan Dirut Angkasa Pura II M. Awaluddin.

(ncm/hns)