Menghitung Biaya Sekolah yang Konon Bakal Kena PPN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 13 Jun 2021 20:00 WIB
Biaya Sekolah
Ilustrasi Menghitung Biaya Sekolah (Foto: Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta -

Mendapatkan pendidikan tinggi merupakan harapan setiap orang tua kepada anaknya. Namun, pendidikan bukanlah sesuatu yang murah. Apalagi, belakangan ada wacana pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk jasa pendidikan. Tentu, hal tersebut membuat biaya sekolah semakin bengkak.

Nah, berapa sih biaya pendidikan?

Berdasarkan laporan CNBC Indonesia 2019 lalu seperti dikutip detikcom, Minggu (13/6/2021), dengan kisaran kelas ekonomi menengah dan bukan kelas ekstrim apalagi berstandar internasional, rata-rata kebutuhan uang muka sekolah swasta dari PAUD hingga kuliah mencapai Rp 142 juta.

Adapun asumsinya, biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) di sekitaran rumah sekitar Rp 2 juta, TK Rp 5 juta, SD Rp 20 juta, SMP Rp 30 juta, SMA Rp 35 juta, dan kuliah Rp 50 juta.

Angka itu adalah kisaran biaya pada waktu tersebut dan belum memperhitungkan faktor biaya bulanan yang harus dibayarkan. Dengan asumsi, masing-masing orang tua akan menyesuaikan dengan kondisi keuangannya.

Jika ingin dihitung juga iuran bulanan/semesterannya, maka asumsinya adalah PAUD Rp 50.000 per bulan (Rp 600.000 per tahun), TK Rp 100.000 per bulan (Rp 2,4 juta per 2 tahun), SD Rp 500.000 per bulan (Rp 18 juta per 6 tahun), dan SMP Rp 1 juta per bulan (Rp 36 juta per 3 tahun).

Untuk biaya iuran SMA Rp 2 juta per bulan (Rp 72 juta per 3 tahun) lalu kuliah Rp 7 juta per semester (Rp 56 juta per 4 tahun). Sehingga, totalnya akan didapat angka Rp 327 juta untuk uang masuk dan iurannya selama total 13 tahun.

Sari Insaniwati, perencana keuangan dari PT Mitra Rencana Edukasi, mengatakan inflasi biaya pendidikan di Indonesia sebesar 10%-15% per tahun, termasuk yang paling mahal dibanding negara lain sekitar 5% per tahun.

Dengan asumsi skenario salah satu inflasi yang cukup tinggi 15% (ada beberapa yang menilai inflasi pendidikan per tahun bahkan mencapai 20%), dan dengan memperhitungkan periode anak akan mulai masuk sekolah PAUD pada 2021 maka nilai uang muka sekolah mencapai Rp 757,69 juta. Jika ditambah dengan uang muka ditambah dengan iuran yang ditotalkan, serta nilai masa depan hingga mengenyam bangku kuliah sebesar Rp 1,05 miliar. Jika ditotalkan lagi akan didapatkan angka Rp 1,81 miliar.

Simulasi ini belum memperhitungkan jika anak bersekolah di sekolah negeri di Jakarta yang gratis atau mendapatkan beasiswa.

(acd/dna)