Ganja yang Jerat Anji Ternyata Jadi Bisnis Cuan Buat Mike Tyson

Tim detikcom - detikFinance
Minggu, 13 Jun 2021 20:15 WIB
Akibat Krisis Ekonomi, Petani Lebanon Beralih Tanam Ganja
Foto: DW (News)
Jakarta -

Musisi Anji Manji ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, terkait narkoba. Polisi menyita barang bukti berupa ganja.

Berbeda dengan perkara yang menimpa Anji di Indonesia, berbeda juga di negara lain di mana ganja menjadi bisnis legal. Bahkan ada miliarder berkat 'kerajaan ganja' yang dimiliki yakni Mike Tyson.

Mike Tyson memiliki Tyson Ranch, sebuah kompleks perkebunan ganja yang juga memiliki hotel, spa, glamping hingga lazy river.

Dikutip dari thesun.co.uk, Tyson Ranch bisa menghasilkan penjualan ganja sebesar US$ 360.000 per bulan atau setara dengan Rp 5,04 miliar dengan asumsi kurs Rp 14.000. Tyson mulai mendirikan kompleks perkebunan ini pada 2016 lalu di bawah Tyson Holistic Holding.

Sebelumnya, Tyson menyebut sudah menggunakan ganja untuk menyembuhkan rasa sakit. Apalagi sejak dia menjalani operasi, ganja bisa membantunya menenangkan saraf dan menghilangkan rasa sakit ditubuhnya.

Meski begitu, diakui bahwa masih banyak orang yang melihat ganja dan produk turunannya sebagai hal yang buruk.

Dalam memproduksi ganja, dia benar-benar melakukan standarisasi yang ketat, holistik dan futuristik. Mike Tyson dalam operasionalnya juga mempekerjakan para veteran yang membutuhkan bantuan finansial.

Mike Tyson juga berinvestasi untuk pengembangan dan penelitian ganja ke depannya. Dia menyebut banyak orang yang membangun kerajaan ganja ini hanya demi mendapatkan uang, namun dia menampik tuduhan tersebut dengan menjelaskan jika dia juga bermitra dengan petani lokal untuk membantu mereka, memasarkan dan menjual produk.

(aid/dna)