Pemanfaatan Pakan Ikan Mandiri Dinilai Mampu Tekan Biaya Produksi

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Jumat, 18 Jun 2021 14:13 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono resmikan tambak udang di Karawang. Pembangunan diharapkan dapat tingkatkan hasil produksi udang nasional.
Foto: Istimewa/Dok. KKP
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya menekan biaya produksi budidaya ikan melalui pemanfaatan pakan ikan air tawar secara mandiri. Hal ini sebagai langkah mengantisipasi tingginya biaya pakan pabrikan yang jadi persoalan budidaya perikanan.

Menurut Peneliti Balai Riset Budidaya Air Payau Penyuluhan Perikanan Maros Usman, kebutuhan pakan dalam kegiatan budidaya, khususnya pada kegiatan pembesaran itu cukup banyak.

"Kontribusi biaya pakan dapat mencapai 40-80%, tergantung jenis komoditas budidaya dan tingkat teknologinya," ujar Usman webinar Bincang Bahari Bedah Buku 'Pengembangan Industri Perikanan Budidaya Berbahan Baku Pangan Lokal Menuju Kemandirian Pakan', Jumat (18/6/2021).

Dia pun menuturkan target produksi perikanan budidaya nasional di tahun 2024 sekitar 22,65 juta ton. Sementara 41,5% nya merupakan ikan dan udang. Adapun pakan yang dibutuhkan sebanyak 12-13 juta ton.

Adapun yang jadi persoalan, kata dia, produsen pakan komersial banyak menggunakan bahan baku impor, bahkan Indonesia juga mengimpor pakan ikan atau udang.

"Pembudidaya ikan level kecil menganggap harga pakan pabrikan cukup mahal, sehingga menjadi faktor penghambat usaha karena margin keuntungan yang diperoleh menjadi sangat kecil," jelasnya.

Maka dari itu, dia mengungkapkan salah satu upaya untuk menekan harga pakan adalah memanfaatkan bahan baku lokal yang menyebar di beberapa daerah sentra budidaya, khususnya di daerah budidaya ikan yang lokasinya relatif terpencil untuk pembuatan pakan mandiri.

"Ini untuk memenuhi kebutuhan pembudidaya ikan dan kelompoknya," jelas Usman.

Lebih lanjut, dia pun membeberkan dalam Buku Pengembangan Industri Perikanan Budidaya Berbahan Baku Pangan Lokal Menuju Kemandirian Pakan sudah diinformasikan tentang pemanfaatan pakan lokal mandiri ini. Di antaranya meliputi kebutuhan nutrisi, formulasi pakan, informasi bahan baku lokal untuk pakan mandiri serta strategi pengembangannya.

(ega/hns)