Penjualan Motor Februari Laris

Pasar Mobil Lesu

Penjualan Motor Februari Laris

- detikFinance
Sabtu, 18 Mar 2006 11:29 WIB
Jakarta - Di tengah muramnya pasar mobil pada Januari-Februari 2006, penjualan motor nasional pada Februari 2006 lebih laris dibanding bulan sebelumnya.Animo beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua pada Februari 2006 naik 24 persen menjadi 330.767 unit dibanding Januari 2006 sebesar 266.618 unit.Namun jika dibandingkan dengan penjualan Februari tahun 2005, angka penjualan Februari tahun ini masih lebih kecil 9 persen. Penjualan Februari 2005 sebesar 363.406 unit. Sedangkan penjualan Januari 2005 sebesar 387.083 unit.Demikian data penjualan yang dirilis Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), yang diterima detikcom dari PT Astra Internasional Tbk, Sabtu (18/3/2006).Sementara dari sisi produksi, AISI mencatat produksi motor pada Februari 2006 sebesar 340.605 unit naik 27,26 persen dibanding Januari 2006 sebesar 267.641 unit.Data AISI ini mencakup 7 produsen motor terbesar di Indonesia yakni Honda, Kanzen, Kawasaki, Kymco, Piaggio, Suzuki dan Yamaha.Hampir semua produsen motor mengalami kenaikan penjualan pada Februari 2006 dibanding bulan sebelumnya, kecuali Suzuki dan Kanzen yang mencatat penurunan.Dari sisi pangsa pasar, Honda tetap menjadi pemimpin dengan 51 persen penjualan nasional atau 168.916 unit, naik dibanding pangsa pasar Januari sebesar 44 persen atau 116.873 unit.Posisi kedua ditempati Yamaha, yang juga mengalami kenaikan penjualan pada pada Februari sebesar 123.809 unit dibanding Januari tahun ini 105.025 unit.Sedangkan Suzuki nangkring di posisi tiga, dengan penjualan yang turun menjadi 32.600 unit dibanding bulan sebelumnya sebesar 39.469 unit.Urutan keempat ditempati Kawasaki dengan penjualan yang juga naik menjadi 3.406 dibanding Januari sebesar 3.153 unit.Kendaraan roda dua ini masih menjadi primadona masyarakat, sebagai alat angkut murah ditengah tingginya biaya transportasi umum dan bisa menembus kemacetan. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads