Bisnis Kosmetik Masih Moncer di Tengah Pandemi, Begini Datanya

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 19 Jun 2021 12:06 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan, bergerak datar menjelang putusan MK soal Pilpres 2014, Kamis (21/08) siang nanti.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 88,6 miliar, meningkat sebesar Rp 20,5 miliar atau 30% dibandingkan Kuartal I 2020 sebesar Rp 68,1 miliar.

Peningkatan penjualan bersih disebabkan kenaikan penjualan Produk Kesehatan sebesar 104%, perbaikan penjualan sektor kosmetik yang sebelumnya menurun sekarang mengalami peningkatan di kuartal I 2021 sebesar 43%, peningkatan penjualan di sektor Perawatan Diri sebesar 3%, dan Seiring dengan awareness dari pelanggan untuk senantiasa menjaga kesehatan dan konsumsi minuman herbal, permintaan produk jamu mengalami peningkatan di kuartal I 2021 sebesar 44%.

"Perseroan optimis dalam melakukan Transformasi yang dapat mendorong Perseroan pada Keunggulan Operasional. Secara Operasional, Perseroan memperoleh laba bersih pada Kuartal I 2021 sebesar Rp1,915 miliar meningkat sebesar Rp 670 juta atau mengalami kenaikan sebesar 54% dibandingkan dengan Kuartal I 2020 sebesar Rp 1,245 miliar, hal ini dikarenakan kenaikan penjualan sebesar 30% dan penghematan di biaya operasional sebesar 4% dibandingkan tahun lalu," kata Direktur Keuangan PT Mustika Ratu Tbk, (MRAT) Jodi Andrea Suryokusumo, Sabtu (19/6/2021).

Sejak tahun 2020, MRAT melebarkan sayap bisnisnya dengan merambah ke segmen healthcare dan personal care disamping kosmetik, Jamu dan minuman yang sudah eksis sejak awal. MRAT merilis produk anyar seperti hand sanitizer dan disinfektan.

Keempat segmen bisnis ini akan menjadi prioritas MRAT di 2021 karena seluruhnya dinilai punya prospek bisnis yang cerah. Secara umum industri personal care terus mencatatkan pertumbuhan tiap tahun, begitu juga dengan segmen kesehatan dan jamu yang tumbuh signifikan di tengah pandemi.

Manajemen PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) percaya upaya ini akan meningkatkan penjualan dan keuntungan pada tahun ini. Perseroan akan memperluas kolaborasi dengan menggandeng partner bisnis khususnya di lini business Health Care dan Jamu untuk memperluas kanal distribusi dan memperluas sales pada lini bisnis ini. Perseroan juga akan meningkatkan sales di channel Health Care digital seperti HaloDoc, Alodokter dan kanal distribusi Health Care lainnya.

Selain pengembangan channel B2B tersebut, MRAT juga terus dan konsisten melakukan pengembangan channel distribusi melalui e-commerce di antaranya marketplace. Marketplace tersebut memberikan kontribusi sales hampir 60% dari produk personal care dan hair care.

(fdl/fdl)