Terpopuler Sepekan

Tingkah Ronaldo Bikin Coca-Cola Rugi Rp 57,6 T

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 20 Jun 2021 12:53 WIB
Ternyata Ini Alasan Kemasan Coca-Cola Berwarna Merah
Foto: Getty Images/Fotoatelie
Jakarta -

Coca-Cola rugi besar akibat ulah kapten timnas sepakbola Portugal Cristiano Ronaldo. Hal itu terjadi usai Ronaldo menggeser botol Coca-Cola yang ada di depan matanya saat konferensi pers Euro 2020.

Saham Coca-Cola mengalami penurunan dan membuat perusahaan minuman soda itu rugi hingga US$ 4 miliar atau sekitar Rp 57,6 triliun (kurs Rp 14.400).

Dikutip dari The Atletic, Ronaldo menjadi narasumber dan berbicara menjelang pertandingan Portugal melawan Hungaria pada hari Senin. Saat itu botol Coca-Cola ditempatkan di mejanya.

Namun, pesepakbola berusia 36 tahun itu menggesernya dan mengatakan lebih baik meminum air mineral daripada Coca-Cola. Hal tersebut langsung berdampak buruk pada pergerakan saham Coca-Cola.

Sebelumnya, pada Senin saham Coca-Cola dibuka US$ 56,1 pada pembukaan. Namun, dalam akhir konferensi pers saham turun menjadi US$ 55,2. Terjadi penurunan 1,6% pada harga tersebut dan menyebabkan kerugian US$ 4 miliar.

Tapi, kapitalisasi pasar Coca-Cola masih mencapai US$ 238,35 miliar. Harga saham mulai naik perlahan menjadi US$ 55,29.

Coca-Cola menanggapi apa yang dilakukan Ronaldo dengan menyebut minuman adalah hak setiap orang. Menurut mereka selera dan kebutuhan orang akan berbeda-beda.

Juru bicara Coca-Cola menyampaikan jika seluruh pemain ditawari air, Coca Cola dan Coca Cola Zero Sugar ketika sampai di tempat konferensi pers.

Memang, Ronaldo tidak menyukai minuman manis. Dia sangat ketat menjalani diet dan sangat menghindari makanan atau minuman manis seperti Coca-Cola. Ronaldo diperkirakan makan hingga enam kali makanan bersih untuk menjaga performa fisiknya yang sangat luar biasa.

Harga saham terkini Coca-Cola masih mengalami penurunan dan berada di zona merah. Dalam perdagangan saham hari Jumat di Bursa Saham New York, saham Coca-Cola berada di level US$ 53,77.

(hal/zlf)