Dinilai Bisa Kebut Pemulihan Ekonomi, UMKM Banjir Suntikan Modal

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 20 Jun 2021 11:35 WIB
Ilustrasi THR
Foto: detikcom
Jakarta -

Pengembangan UMKM di Indonesia semakin pesat dengan didukung oleh sektor pembiayaan yang semakin banyak. Lantaran, UMKM sendiri dianggap sebagai salah satu sektor untuk menggenjot pemulihan ekonomi. Hal ini dibuktikan pada krisis 98 di mana UMKM jadi motor pemulihan ekonomi.

Belakangan ini, sektor UMKM kembali mendapatkan pilihan pembiayaan dari perusahaan fintech. PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (Cashlez) dan fintech P2P Lending PT Lumbung Dana Indonesia (LDI) meresmikan program "Kerjasama Gotong Royong" demi mendorong pengembangan UMKM di tengah pemulihan ekonomi.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan Non-Disclosure Agreement (NDA) oleh Suwandi, Presiden Direktur Cashlez dan Yoga Mahesa P. Kuniarto, Presiden Direktur LDI di Menara Prima, Jakarta (17/7/2021.

Presiden Direktur Cashlez, Suwandi, mengatakan tujuan Kerjasama Gotong Royong dengan LDI adalah untuk melengkapi dan meningkatkan pelayanan keuangan kepada para pelaku usaha yang bergabung dalam Ecosystem Payment Gateway Cashlez, yaitu berupa layanan pembiayaan atau lending yang sangat dibutuhkan oleh UMKM dalam menjaga keberlanjutan serta akselerasi pertumbuhan usaha mereka.

"Dengan bergabungnya LDI tentunya akan menambah nilai dan mutu pelayanan Cashlez kepada merchant kami, khususnya ketersediaan pembiayaan bagi merchant yang membutuhkan modal usaha di tengah kondisi saat ini. Hal ini pun sekaligus sebagai wujud komitmen kami terhadap perkembangan UMKM di Indonesia," ungkapnya dikutip dari keterangan resminya, Minggu (20/6/20121).

Selain memberikan pilihan pembiayaan kepada UMKM, program ini dapat meningkatkan pangsa pasar fintech di Indonesia, sehingga dapat menjangkau lebih banyak UMKM di seluruh Indonesia untuk menjadi mata rantai agen pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19.

Senada dengan Cashlez, Fintech P2P Lending Lumbung Dana Indonesia (LDI) yang telah mempunyai izin penuh dari OJK juga mengamini bentuk Kerjasama Gotong Royong ini sebagai terobosan dalam meningkatkan pangsa pasar UMKM yang membutuhkan akses permodalan untuk bisa dilayani dengan cepat, transparan, serta tanpa jaminan.

"Pengembangan pangsa pasar saat ini menjadi prioritas dari life cycle P2P lending Lumbung Dana, kami harus bergerak cepat dan cerdas dalam menjawab kebutuhan pelanggan khususnya dalam akses permodalan, dan kami bergembira bahwa prinsip gotong royong yang kami jajaki dan diskusikan dengan partner Cashlez diyakini sebagai sebuah gagasan kreatif dan kongkrit serta saling melengkapi dalam mendukung perkembangan UMKM," ujar Yoga Mahesa P. Kuniarto.

(zlf/dna)