Polling detikcom

Hasil Polling: Pak Anies, Banyak yang Tolak Rencana Tarif Parkir Naik!

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 23 Jun 2021 16:53 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai menerapkan sistem parkir meter di Jl Agus Salim atau Jl Sabang sejak hari ini. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakadishub DKI Jakarta Benjamin Bukit.
Foto: Hasan Alhabshy/detikcom
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menaikkan tarif parkir mobil dan sepeda motor. Hal itu tertuang dalam revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2017.

Rencana tersebut sontak menuai respons dari banyak kalangan. detiFinance pun menggelar polling untuk mengetahu respons masyarakat terkait rencana tersebut.

Digelar sejak kemarin soren, polling yang tutup tepat pukul 16.00 WIB itu diikuti oleh 78 pembaca. Sebanyak 52 orang pembaca menolak rencana itu. Sementara sisanya sebanyak 24 orang mengaku setuju dengan kebijakan Gubernur Anies tersebut.

Mereka yang menolak rencana ini beralasan layanan parkir yang diberikan belum sebanding dengan besaran tarif yag harus dibayar. Sehingga dianggap tak sepantasnya tarif parkir di ibu kota itu mengalami kenaikan.

"Tidak sebanding dengan pelayanan yang diberikan. Rapikan dan tunjukan dulu perbaikan pola parkir dan retribusi yang tertib dan nyaman, tidak ada parkir pungli dan aksi pemaksaan.. barulah silahkan kembali ditinjau atas rencana kenaikan ini."

Bunyi komentar yang ditulis 5ir Travelers sembari mengiri penolakannya.

Pembaca lainnya mengatakan kebijakan kenaikan tarif parkir mungkin baik untuk menggiring masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Masalahnya, momentum penerapan kebijakan ini dinilai tak tepat di tengah pandemi.

Dengan angka penularan yang terus bertambah bahkan telah menyentuh rekor 2 juta orang tertular, memaksa masyarakat berjubal di kendaraan umum tentu bukan langkah yang tepat. Alih-alih mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, kebijakan ini justru bisa memicu cluster penularan kendaraan umum.

"jelas tidak setuju ...sekarang lagi pandemi covid yg lom tau sampe kapan selese nye ...eh ini maksa warga jkt nye pake kendaraan umum bakalan covid terus berjaya di dki dan sekitar alias jabodetabek ...nih dan tinggal giring narasi salahin pusat ga bisa tangguangin covid pan gabaner mo pilpres 2024 ....triki jitu" kata obiem.

Berbeda dengan pembaca detik lainnya, Arif Saputro mengaku setuju dengan rencana baru terkait tarif parkir ini.

"Sangat Setuju...biar orangĀ² mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengurangi kepadatan di jalan tentunya...saran jangan hanya d jakarta,tapi seluruh indonesia!!!!" tutur dia.

Simak Video: Waduh! Siap-siap Parkir Motor Sejam Rp 18.000

[Gambas:Video 20detik]




(dna/ang)