Warren Buffett Nggak Bagi Warisan ke Anak-anaknya, Kalau di RI Mah Jadi Rebutan...

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 25 Jun 2021 10:35 WIB
SUN VALLEY, ID - JULY 07:  Warren Buffett, chairman of Berkshire Hathaway, attends the Allen & Company Sun Valley Conference on July 7, 2011 in Sun Valley, Idaho. The conference has been hosted annually by the investment firm Allen & Company each July since 1983 and is typically attended by many of the worlds most powerful media executives.  (Photo by Scott Olson/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Investor kawakan Warren Buffett berencana memberikan sebagian besar hartanya untuk disumbangkan daripada diwariskan ke anak-anaknya. Buffet memang bukan hanya dikenal karena hartanya yang melimpah, namun juga sifatnya yang dermawan.

Mengutip CNBC, Kamis (24/6/2021), harta milik Buffett masih akan tersisa US$ 100 miliar meskipun sudah banyak disumbangkan. Namun, dia tidak berencana memberikan hartanya sebagai warisan untuk anak-anaknya.

Buffett menegaskan kembali keyakinannya yang telah lama dipegangnya, bahwa kekayaan akan lebih baik dihabiskan untuk tujuan filantropi daripada ke dalam portofolio investasi anak-anaknya.

"Setelah banyak mengamati keluarga super kaya, inilah rekomendasi saya. Biarkan anak-anak cukup sehingga mereka dapat melakukan apa saja, tetapi (juga) tidak cukup sehingga mereka tidak dapat melakukan apa-apa," kata Warren Buffett.

Pria berusia 90 tahun ini mengatakan dia telah mengamati bahwa perilaku dinasti atau mewariskan kekayaan besar dari orang tua ke anaknya kurang umum terjadi di AS daripada di negara lain.

Meski begitu bukan berarti bahwa anak-anak Warren Buffett, yang sekarang berusia 60-an, belum menerima apa pun darinya. Setiap anak sudah memiliki yayasan senilai US$ 2 miliar yang didanai oleh Buffett.

Catatan Warren Buffett mengumumkan bahwa ia telah menyumbangkan saham Berkshire Hathaway senilai US$ 4,1 miliar ke lima yayasan amal sebagai bagian dari upayanya untuk memberikan 99% kekayaannya pada akhir hidupnya, sehingga total donasinya mencapai US$ 41 miliar.

CEO Berkshire Hathaway yang pernah menjadi orang terkaya di dunia ini memiliki kekayaan senilai lebih dari US$ 100 miliar menurut Forbes. Dia berencana untuk mendistribusikan sisa 238.624 sahamnya untuk tujuan filantropi.