Bank DKI Salurkan Dana PEN Rp 3,36 Triliun per 20 Mei

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 27 Jun 2021 07:59 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Pemerintah menunjuk Bank DKI untuk menyalurkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional. Hingga Mei, dana PEN yang disalurkan Bank DKI mencapai Rp 3,36 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi segala bentuk dukungan yang dilakukan untuk meringankan dampak Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta. Salah satunya adalah kepada Bank DKI yang dipercaya pemerintah dalam penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sampai dengan Mei 2021, Bank DKI tercatat telah menyalurkan dana PEN sebesar Rp 3,36 triliun.

"Terus berkarya, terus berkontribusi dan terus berkolaborasi insyaallah Jakarta Bangkit lebih kuat," ujar Anies dalam keterangan yang diterima, Minggu (27/6/2021).

Dana PEN tersebut dimanfaatkan Bank DKI untuk penyaluran kredit kepada sektor produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama pada kepada segmen mikro, retail dan korporasi termasuk di antaranya kepada sektor perdagangan besar dan eceran sebesar Rp 904,1 Miliar atau mencapai 26,91% dari total penyaluran Dana PEN.

Penyaluran pada sektor ini utama disalurkan kepada debitur-debiturUMKM termasuk diantaranya adalah debitureksisting mikro BankDKI, debitur binaanJakPreneur,UMKM di pasar-pasarPerumda Pasar Jaya, serta Koperasi dan Bank Perkreditan Rakyat. Penyaluran kredit PEN juga disalurkan pada sektor konstruksi yang membangun sarana dan pra

sarana umum di wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 450,5 miliar atau mencapai 13,41% dari total Dana PEN yang telah disalurkan Bank DKI.

Selain penyaluran dana PEN, sejak awal Januari 2021, Dinas Sosial DKI Jakarta bersama Bank DKI mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Pemprov DKI Jakarta secara bertahap dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Adapun sampai dengan Mei 2021, Bank DKI telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai kepada 1.142.294 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan persentase penyaluran sebanyak 1.057.079 KPM yang mengambil Kartu ATM atau setara 92.54%.

Anies Baswedan juga menyambut baik penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta aplikasi JakOne Mobile dari Bank DKI. Ini sejalan dengan kampanye di rumah saja apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Ia juga mengajak setiap warga DKI Jakarta untuk terus menerapkan protokol kesehatan dan menghindari aktivitas-aktivitas yang memiliki risiko penyebaran Covid-19.

(zlf/zlf)