Hasil Audit Lingkungan Freeport Diumumkan Kamis

Hasil Audit Lingkungan Freeport Diumumkan Kamis

- detikFinance
Senin, 20 Mar 2006 17:03 WIB
Jakarta - Pemerintah akan mengumumkan hasil audit lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI) Kamis mendatang (23/3/2006). Pemerintah menilai banyak hal yang harus dibenahi oleh PT FI menyangkut pembuangan limbah (tailing) perusahaan tersebut ke wilayah di sekitar lokasi pertambangan mereka."Banyak yang harus dibenahi oleh PT Freeport, nanti hasilnya akan kami umumkan Kamis mendatang," ujar Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rahmat Witoelar.Hal itu diungkapkan Rachmat, sebelum memulai Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR, mengenai perjanjian niat baik pemerintah dengan PT Newmont Minahasa Raya, di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/3/2006).Rachmat menyatakan, hal tersebut berdasarkan indikasi awal hasil laporan tim investigasi Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) yang telah melakukan sejumlah penelitan di lokasi tambang PT FI.Pencemaran tersebut, lanjutnya, sangat luas sekali termasuk terhadap sejumlah sungai, udara, tanah dan lingkungan sekitarnya. Dalam laporan tim investigasi itu akan disampaikan sejumlah indikasi kerusakan lingkungan yang dilakukan PT FI.Tim investigasi KLH juga akan memberikan sejumlah rekomendasi dari KLH untuk mengatasi persoalan tersebut. Tim investigasi KLH menyelidiki PT FI sejak awal Februari 2006, sebab perusahaan asal AS ini termasuk salah satu diantara 500 perusahaan yang disinyalir telahmelakukan pencemaran lingkungan.Hasil tim investigasi KLH akan direkomendasikan kepada tim investigasi negara yang terdiri dari Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM), Menteri Keuangan (Menkeu) dibawah kordinasi Menko Perekonomian. Rachmat mengatakan, investigasi yang dilakukan pihaknya terhadap PT FI menitikberatkan pada masalah limbah pertambangan (tailing) yang dibuang PT FI keperairan Sungai Ajkwa. "Masalah tailing menjadi titik berat investigasi kami," paparnya.Rachmat pernah mengatakan, rekomendasi yang bisa dilakukan pihaknya kepada PT FI nantinya bisa berupa pengurangan jumlah tailing yang dibuang PT FI.Menurutnya, dengan cara ini kerusakan lingkungan di sekitar pertambangan PT FI bisa diminimalisir. Sebelumnya, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pemerintah akan melakukan audit terhadap dana community development (comdev) yang diberikan PT FI kepada masyarakat sekitar pertambangan. "Ini dilakukan agar tidak salah sasaran," jelasnya.Sementara tim investigasi lintas departemen yang dibentuk, tidak melakukan audit terhadap kontrak karya (KK) PT FI. Menurut Purnomo, tim tersebut hanya mengaudit produksi, pendapatan negara dan lingkungan. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads