Apindo dan JJC Siap Dukung Program Pemagangan Kemnaker

Erika Dyah - detikFinance
Jumat, 02 Jul 2021 19:27 WIB
Ilustrasi Workshop Las Industri
Ilustrasi magang kerja (Foto: Kemnaker)
Jakarta -

Langkah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencanangkan tahun 2021-2022 sebagai The Year of Apprenticeship atau tahun magang mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Dukungan ini datang dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Jakarta Japan Club (JJC).

Wakil Ketua Apindo Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam mengatakan tahun magang ini diyakini mampu mendukung upaya pemerintah untuk memulihkan ekonomi sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

"Meskipun bukan hal mudah di masa pandemi, pemagangan bisa dijadikan solusi sebab adanya pemagangan bisa memberikan pelatihan bagi pencari kerja (pencaker). Bukan hanya untuk perusahaan besar, lebih penting perusahaan UKM, agar mereka bisa mendapatkan akses tenaga kerja terampil," kata Bob Azam dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7/2021).

Diungkapkannya, melalui program pemagangan, para pencari kerja nantinya bisa mengikuti pelatihan di perusahaan yang memiliki fasilitas pelatihan yang baik sebelum nantinya bekerja di UMKM. "Jadi ada kerja sama segitiga, pemerintah melalui BLK dengan perusahaan yang memiliki fasilitas pelatihan yang baik, terutama perusahan Jepang," ungkapnya.

Ia mengungkap pihaknya mendorong perusahaan Jepang membuka diri lebih besar lagi untuk melakukan pemagangan dan pelatihan. Termasuk juga transfer of technology terhadap pekerja Indonesia dan mitra perusahaan Jepang di Indonesia guna menyukseskan pencanangan program magang di 2021-2022.

"Terutama untuk yang perusahaan yang berorientasi pada usaha kecil dan ekspor. Kami berharap JJC mampu optimal menyerap pemagangan untuk menyukseskan Year of Apprenticeship," ujarnya.

Sementara itu, Chairman JJC Takuji Konzo memberi dukungan yang senada. Ia menyampaikan kesiapannya untuk membantu pemerintah menyukseskan pemagangan di seluruh perusahaan yang tergabung dalam JJC. Ia menjelaskan JJC akan turut menyukseskan program pemagangan yang dicanangkan Menaker Ida Fauziyah.

"Perusahaan Jepang yang ada di Indonesia sebanyak 1.500 perusahaan, 700 perusahaan merupakan anggota JJC. Kami akan sosialisasikan untuk membuka diri terhadap program pemagangan yang dicanangkan Kemnaker," katanya.

Takuji menambahkan pihaknya juga berkeinginan melakukan kerja sama dengan Apindo/Kadin untuk segera menyelenggarakan program magang ke UMKM.

(ncm/ega)