Kawin dengan airasia, Gojek Hilang di Thailand tapi Menggeliat di Asia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 07 Jul 2021 19:00 WIB
Gojek dan Airasia kawin di Thailand
Foto: Dok. Airasia
Jakarta -

Hari ini resmi diumumkan operasional Gojek di Thailand dicaplok airasia. Kemitraan ini diharapkan bisa mempercepat ekspansi super app airasia di ASEAN.

CEO Gojek Kevin Aluwi mengungkapkan nantinya Gojek akan memperkuat investasi dan fokus pada pengembangan di Vietnam dan Singapura.

Gojek juga akan pasar yang memberi pengembalian investasi (return on investment) secara optimal dengan peluang pertumbuhan strategis terbaik.

"Bisnis ini berhasil dibangun berkat talenta dan semangat yang luar biasa, dan tentunya seluruh karyawan kami di Thailand akan terus bekerja sama dengan Airasia di masa transisi ini," kata dia dalam konferensi pers, Rabu (7/7/2021).

Dalam kesempatan yang sama CEO airasia Group Tony Fernandes mengatakan Dari kemitraan ini Gojek akan mengantongi kepemilikan saham senilai US$ 1 miliar.

Nantinya super app airasia akan melanjutkan penggunaan ekosistem Gojek yang ada untuk mitra driver, merchant dan pelanggan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari sampai barang kecantikan.

Airasia juga berencana memperluas layanan ke Chiang Mai dan Phuket. Aplikasi Gojek bisa digunakan oleh pelanggan di Bangkok hingga 31 Juli 2021.

Pihak Airasia juga akan bekerja sama dengan tim lokal Gojek Thailand untuk pengoperasian selam masa transisi sebelum ke super app airasia.

Dengan kerja sama ini Gojek akan semakin kuat untuk berinvestasi di Vietnam dan Singapura. Kedua pasar ini akan jadi sentra pertumbuhan yang kuat untuk bisnis Gojek ke depan.

"Dengan mengambil alih bisnis Gojek yang sudah mapan di Thailand, kami berharap dapat mempercepat terwujudnya ambisi bisnis kami untuk menjadi super app penantang terdepan di Asean," kata Tony.



Simak Video "Yang Bikin AirAsia Ride Beda dari Grab dan Gojek"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)