Anggota DPR Usul Suntik Dana Buat BUMN Rumah Sakit, Buat Apa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 08 Jul 2021 18:23 WIB
Kepala BNP2TKI Nusron Wahid
Foto: Dok. BNP2TKI
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid mengusulkan pemerintah menyuntikkan tambahan modal negara atau PMN kepada BUMN Farmasi dan Indonesia Health Care (IHC).

Hal itu dilakukan untuk mengatasi kelangkaan oksigen hingga penuhnya tempat tidur di rumah sakit. Nusron menilai kebijakan ini bisa menjadi terobosan dalam penanganan COVID-19.

"Kita butuh sinyal politik bahwa negara punya komitmen untuk memperkuat fundamental BUMN farmasi, terutama dalam produksi bahan baku obat, sehingga tidak tergantung dengan bahan baku obat dari luar negeri" kata Nusron Wahid, dalam keterangannya, Kamis (8/7/2021).

Nusron menjelaskan, dalam industri farmasi, bahan baku masih jadi komponen paling utama. Sementara saat ini bahan baku yang diproduksi BUMN farmasi 70% masih tergantung impor. Dia menilai hal ini harus ditekan agar Indonesia bisa mandiri.

Selain itu, lanjut Nusron, Pertamedika selaku induk dari IHC juga harus disuntik modalnya agar ke depan mencari sumber pendanaan yang lebih besar untuk mengembangkan rumah sakit sampai daerah.

"Rumah sakit BUMN jangan kalah dengan swasta," ujar Nusron.

Dia mengungkapkan, dibandingkan dengan rumah sakit milik Pemda dan pemerintah, standar pelayanan rumah sakit BUMN jauh lebih bagus. Pasalnya, rumah sakit BUMN mentalnya sudah terbiasa korporasi, bukan mental birokrat. Karena itu sudah saatnya harus dikasih kesempatan tumbuh dan berkembang.

"Secara politik kami mendukung agar dikasih modal negara untuk pengembangan rumah sakit BUMN," kata Nusron.



Simak Video "Soal Tersangka Kebakaran Lapas, Pimpinan DPR Ogah Berandai-andai"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/das)