Duh! PPKM Darurat Bakal Ganggu Ekonomi RI, Ini Buktinya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 09 Jul 2021 16:39 WIB
Pemulihan ekonomi nasional di tahun 2021 masih memiliki tantangan besar. COVID-19 masih menjadi faktor ketidakpastian alias hantu pemulihan ekonomi.
Foto: Rengga Sancaya

Selanjutnya program prioritas realisasinya Rp 5,23 triliun dan insentif usaha Rp 13,49 triliun. Kemenkeu juga melakukan penguatan anggaran kesehatan sebagai antisipasi pembayaran klaim perawatan, isolasi mandiri, dan vaksinasi hingga penanganan kesehatan lainnya di daerah.

Lalu tambahan belanja untuk perlindungan sosial dan dukungan UMKM seperti percepatan pencairan PKH kuartal II awal Juli 2021.

Vice President for Industry and Regional Research Bank Mandiri, Dendi Ramdani mengungkapkan PPKM ini akan terdampak pada mobilitas masyarakat, sehingga akan berdampak pada prospek ekonomi dan prospek pendapatan usaha.

Oleh karena itu untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah harus menangani COVID-19 dengan baik. "Skenario pemikiran basic dalam kondisi seperti ini adalah menunda barang-barang yang tidak terlalu dibutuhkan jadi berada dalam survival mode," tambah dia.

Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga telah merevisi target pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 menjadi di kisaran 3,7% sampai 4,5%. Proyeksi ini turun dari semula yang berada di kisaran 4,3% hingga 5,3%.


(kil/ara)