Kadin Cemaskan Iklim Investasi

Aksi Penolakan Asing Marak

Kadin Cemaskan Iklim Investasi

- detikFinance
Rabu, 22 Mar 2006 17:53 WIB
Jakarta - Maraknya penolakan atas investasi asing di sejumlah pertambangan seperti kasus Freeport, Newmont dan ExxonMobil membuat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) cemas. Aksi-aksi itu dikhawatirkan akan mengganggu iklim investasi di dalam negeri. "Dunia usaha mohon para elit nasional negeri ini, elit daerah dan para pemuka kelompok masyarakat akar rumput untuk emndukung upaya penciptaan ketenangan berusaha di negeri ini," kata Ketua Kadin MS Hidayat dalam jumpa pers di Menara Kadin, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/3/2006).Hidayat menjelaskan, dunia usaha mengharapkan ketenangan usaha secara optimal agar bisa menciptakan lapangan kerja dan masuknya pajak bagi negara. Oleh karena itu, untuk mencapai ketenangan berinvestasi harus tercipta pentingnya kepastian dalam berusaha. Hidayat juga mengharapkan ada penghormatan terhadap kontrak-kontrak usaha yang telah disepakati serta adanya keamanan berusaha dan adanya kepastian pelayanan dari pemerintah. Karena tanpa dukungan itu, lanjut Hidayat, dunia usaha tidak akan sanggup membantu dan memberikan sinyal positif bagi baiknya iklim investasi di Indonesia.Hal senada disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofyan Wanandi. Bos Grup usaha Gemala ini menegaskan, banyaknya aksi unjuk rasa terhadap perusahaan tambang asing di Indonesia dapat memberikan citra bahwa Indonesia seolah-olah benci asing. Padahal untuk membangun negeri ini tidak bisa dilakukan dengan kemampuan sendiri."Ini menyebabkan kekhawatiran dunia usaha lokal dan asing. Mereka menjadi ragu-ragu dengan kondisi saat ini. Dengan adanya penentangan perusahaan asing, seolah-olah kita anti asing," tegas Sofyan yang juga mengimbau agar pemerintah segera mengambil langkah cepat. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads