Bantuan Oksigen dari Induk Shopee Akan Diprioritaskan untuk Jawa-Bali

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Senin, 12 Jul 2021 12:01 WIB
shopee
Foto: Shopee
Jakarta -

Indonesia menerima bantuan alat kesehatan dari induk perusahaan Shopee, Sea Group untuk mempercepat penanganan COVID-19. Adapun bantuan tersebut berupa 1.000 tabung oksigen yang telah tiba pada Sabtu (10/7) kemarin.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Sea Group dalam membantu melawan pandemi bersama-sama. Sebab menurutnya untuk mengatasi pandemi COVID-19 dibutuhkan upaya dari seluruh masyarakat dunia, tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan 1 negara.

"Penting kita sadari bahwa kita tidak mungkin berperang sendiri, tapi kita harus melakukannya bersama-sama. Kita harus inklusif bekerja sama dengan seluruh kelompok masyarakat di dunia untuk mengatasi pandemi. Kita harus membangun gerakan bersama untuk bisa memanfaatkan modal sosial yang dimiliki manusia. Khususnya untuk Shopee, saya mengucapkan terima kasih untuk donasi yang diberikan. Saya melihat ini adalah satu contoh di mana sesama manusia, di mana pun mereka berada, siapapun dia bisa bekerja sama mengatasi masalah pandemi," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin (12/7/2021).

Budi mengatakan alokasi bantuan oksigen tersebut berfokus pada daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dengan begitu diharapkan dapat mempermudah proses distribusi oksigen ke berbagai rumah sakit. Mengingat mayoritas pabrik pemasok oksigen berlokasi di Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Jadi prioritasnya di 7 Provinsi Jawa dan Bali. Namun sebaiknya dikirimkan ke daerah Yogya dan Jawa Tengah karena pabrik oksigen yang besar di Pulau Jawa, adanya di Jawa Barat dan Jawa Timur. Sehingga Jawa Tengah mengalami kesulitan dari sisi distribusi dan logistik untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Makin banyak kita menaruh ISO tank untuk menyimpan cadangan oksigen di sana akan mengurangi beban transportasi logistik," terangnya.

Diungkapkan Budi saat ini kebutuhan oksigen di lapangan telah melebihi kapasitas produksi nasional. Dia menyebut kebutuhan oksigen bagi rumah sakit meningkat. Dari yang semula sekitar 450 ton, kini kebutuhan oksigen naik hingga lebih dari 1.000 ton setiap hari.

"Total produksi oksigen di Indonesia ada 1.700 ton per day. 25 persen sekitar 450 ton didedikasikan untuk rumah sakit. Sisanya untuk kebutuhan oksigen bagi industri. Sekarang kebutuhan oksigen medis naik jadi lebih dari 1.000 ton setiap hari, dan sekarang kita antisipasi bisa naik sampai 2.600 ton. Itu di atas kapasitas nasional kita," tandasnya.

Oleh karena itu, dia menilai pemerintah telah menyusun 3 langkah strategis guna mencegah adanya kelangkaan oksigen bagi rumah sakit. Salah satunya dengan menyediakan oksigen konsentrator bagi pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman).

"Pertama, impor oksigen yang cepat untuk mengatasi gap. Kedua, kita pindahkan alokasi oksigen ke rumah sakit. Dan kita juga mendapatkan excess capacity dari produsen di seluruh Indonesia, tak hanya produsen tapi seluruh perusahaan industri untuk suplai ke oksigen medis. Dan terakhir kita menyediakan oxygen concentrator. Karena oxygen concentrator bisa diproduksi hanya dengan menggunakan listrik 5 liter sampai 10 liter per menit untuk orang-orang yang diisolasi mandiri," paparnya.

Sementara itu, Co-Founder Sea Group, Ye-Gang menyampaikan terima kasih atas kesempatan bagi Shopee untuk bisa terlibat dalam upaya menangani pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Saya juga berterima kasih kepada Menteri Budi karena telah memberikan kesempatan bagi kami untuk ikut berkontribusi. Shopee akan terus bekerja bersama pemerintah dan masyarakat untuk memberikan bantuan (dalam menangani pandemi COVID-19)," katanya.

Ye- Gang mengatakan pihaknya akan terus berupaya dalam membantu pemerintah Indonesia untuk menyalurkan bantuan guna menekan lonjakan kasus COVID-19. Dia menilai perusahaan dan masyarakat tidak boleh diam, melainkan ikut bekerja bersama pemerintah agar pandemi Corona bisa segera teratasi.

"Ini menjadi waktu yang sulit bagi kita semua. Tapi kita jangan biarkan COVID-19 menang, kita harus kalahkan virus bersama-sama. Tidak peduli seberapa besar atau kecil kontribusi Anda. Karena saya percaya setiap orang memiliki peran penting. Pemerintah, perusahaan, dan masyarakat," tuturnya.

Selain tabung oksigen, dia menyebut Shopee juga membantu untuk menggelar program vaksinasi untuk mempercepat penanganan pandemi COVID-19. Dengan target 1 juta vaksin di berbagai daerah di Indonesia, penyuntikan akan mulai dilakukan di kota besar, seperti Jakarta, Jakarta, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera.

"Saya juga mengumumkan bahwa Shopee akan membantu menghadirkan 1 juta vaksin bagi masyarakat Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah setempat. Kami senang bisa membantu dan menyelamatkan banyak warga. Saya harga inisiatif Shopee bisa diikuti oleh perusahaan lainnya dalam melawan virus (Corona)," pungkasnya.

(ega/ara)