7 Ribu Warga Bantul Menganggur Selama Pandemi, Pemkab Buka Jobfair Virtual

Pradito Rida Pertana - detikFinance
Senin, 12 Jul 2021 19:45 WIB
Hustle Culture
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Bantul -

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaketrans) Kabupaten Bantul menyebut selama tahun 2020 ada sekitar 7 ribu yang di-PHK atau mengganggur. Karenanya, Disnakertrans Bantul menggelar virtual job fair mulai tanggal 12-14 Juli 2021.

Plt. Kepala Disnakertrans Kabupaten Bantul Aris Suharyanta mengatakan, bahwa hantaman pandemi membuat banyak perusahaan di Bantul melakukan pemutusan hubungan kerja sepihak atau PHK. Hal tersebut menambah jumlah pengangguran di bumi Projotamansari menjadi puluhan ribu orang.

"Kita mencatat selama pandemi di tahun 2020 ada 7 ribu karyawan yang di PHK atau menganggur. Sedangkan hingga akhir tahun 2019 ada 17 ribu warga Bantul yang menganggur, jadi kalau ditotal ada 24 ribu orang yang menganggur," ucapnya disela-sela acara pembukaan Virtual Jobfair Bantul 2021 secara daring, Senin (12/7/2021).

Oleh sebab itu, Disnakertrans Bantuk menggelar virtual jobfair yang menyediakan sekitar 2000 lowongan kerja. Menurutnya, jobfair kali ini berlangsung secara virtual untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.

"Untuk bisa mendaftar sebagai pencari kerja, calon pekerja cukup membuka www.jobfairbantul.com. Selanjutnya tinggal pilih menu registrasi dan memilih lowongan pekerjaan lalu mengisi persyaratan secara online," ujarnya.

"Harapannya dengan virtual job fair ini bisa mengurangi angka pengangguran di Bantul," lanjut Aris.

Di acara yang sama, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyebut, bahwa pihaknya akan mempermudah investor untuk masuk ke Bantul. Pasalnya perusahaan-perusahaan swasta memiliki kemampuan untuk membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

"Pemerintah hanya memiliki kemampuan untuk membuka lowongan pekerjaan lewat CPNS. Oleh sebab itu Pemkab akan terus mendorong dan mempermudah para investor untuk berinvestasi dan mengembangkan usahanya di Bantul demi membuka lapangan pekerjaan yang banyak di Bantul," ucapnya.

(dna/dna)