Promosi Kawasan Industri di Jateng, Ganjar: Batang Ini Terseksi

Siti Fatimah - detikFinance
Selasa, 13 Jul 2021 13:36 WIB
Ganjar Pranowo
Foto: Pemprov Jateng
Jakarta -

Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini wilayahnya memiliki kawasan industri yang patut dibanggakan. Kawasan industri tersebut berada di Batang, Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, tanah yang berada di atas Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang diibaratkan sebagai harta karun yang harus dioptimalkan. Dari sekian banyak proyek, kata dia, harga tanah menjadi salah satu permasalahan.

"Satu-satunya masalah di kita adalah harga tanah, dan Batang ini sudah yang paling terseksi," ujar Ganjar dalam Investor Daily Summit, Selasa (13/7/2021).

Sejumlah investor pun disebutnya mulai berebut untuk menanamkan modal di KIT Batang. "Batang sekarang menjadi begitu seksi dan orang berebut," ujarnya.

Beberapa pabrik yang sudah masuk ke KIT Batang yaitu seperti perusahaan kaca terbesar masuk, pabrik susu dan dalam waktu dekat perusahaan asal Korea Selatan, LG pun akan merealisasikan investasinya.

Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang memiliki tiga zona dengan luas area yang berbeda-beda. Zona 1 memiliki luas kurang lebih 158 Ha dan Zona 2 kurang lebih seluas 176 Ha sehingga total luas kurang lebih 334 Ha.

Sementara itu, Zona 3 diperuntukkan bagi pemukiman perkotaan/komersil (TOD) seluas kurang lebih 116 Ha. Sisa lahan yang berada di luas Zona 1, 2 dan 3 diperlukan kesesuaian tata ruang oleh Kementerian/Lembaga terkait yang memiliki luas kurang lebih. 3.992,8 Ha.

Ganjar mengatakan, KIT Batang diproyeksi harus bisa melebihi sentra ekonomi Vietnam dengan berbagai kemudahan seperti perizinan dan insentif yang besar. Dia berharap, ekonomi Batang bisa mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Jateng.

Di awal proyeksi sebelum pandemi COVID-19, pihaknya bersama Kementerian Keuangan telah mendapatkan tantangan utnuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jateng di angka 7% per tahunnya.

Selain Batang, Ganjar mengungkapkan ada tiga proyek kawasan ekonomi baru yaitu di Kendal, Borobudur, dan di kawasan industri Brebes. Batang menjadi kawasan eksekusi yang lebih dulu ketimbang Brebes.

(eds/eds)