Yang Paling Menderita Kalau PPKM Darurat Sampai 6 Pekan

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 13 Jul 2021 21:00 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Skenario PPKM Darurat 4 sampai 6 minggu dikabarkan telah dibuat oleh pemerintah. Skenario itu dibuat menanggapi risiko pandemi COVID-19 yang masih tinggi. Lantas bagaimana kondisi Indonesia jika PPKM Darurat diperpanjang?

Pengamat Ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengatakan PPKM Darurat diperpanjang akan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa resesi lagi.

"Pertumbuhan 2021 di bawah 2,5%, bisa 0, bahkan negatif kalau masalah pandemi tidak tertangani dengan baik. Saya perkirakan ekonomi bisa masuk resesi lagi sampai akhir tahun ini," jelasnya, kepada detikcom Selasa (13/7/2021).

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira juga juga memperkirakan Indonesia terancam resesi jika PPKM Darurat diperpanjang. Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa minus 0,5%.

Terancam resesi. Pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun skenario terburuknya minus 0,5%. Pemerintah harus mengantisipasi harga pangan dan distribusi pangan jangan sampai terganggu selama PPKM Darurat. Antisipasi kenaikan harga minyak mentah terhadap harga BBM," kata Bhima.

Selain resesi, jika PPKM Darurat sampai 6 minggu bukan hanya akan memberatkan Pusat Perbelanjaan, tetapi semua dunia usaha yang juga akan terdampak. Selain itu, akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan penyewa juga diperkirakan akan ada yang menutup usahanya.

"Akan terjadi banyak PHK dan juga diperkirakan akan ada penyewa yang menutup usahanya," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja.

Para buruh pun meminta pemerintah untuk melindungi buruh dari ancaman PHK hingga memotongan ubah untuk buruh yang sudah di rumahkan. Buruh juga berharap pemerintah bisa menindak tegas perusahaan yang melakukan PHK dan pemotongan upah di masa pandemi ini.

"Karena tidak menutup kemungkinan dalam situasi PPKM darurat ini perusahaan melakukan PHK terhadap buruh. Terus terang, saat ini ancaman adanya ledakan PHK sudah di depan mata. Karena sudah banyak perusahaan yang mengajak serikat pekerja berunding untuk membicarakan program pengurangan karyawan," Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqba.

PPKM Darurat memang tengah berlaku dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Pemberlakuan ini dilakukan untuk menekan kasus COVID-19 di Indonesia. Aturan itupun memperketat mobilitas dari masyarakat hingga pelaku usaha.

Namun, baru-baru ini pemerintah dikabarkan telah membuat skenario untuk melaksanakan PPKM Darurat selama 4-6 minggu. Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

"PPKM Darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan," tulis bahan paparan Sri Mulyani saat rapat bersama Banggar DPR RI.

(dna/dna)