Miris... di Tengah Pandemi, yang Kaya Tambah Kaya yang Miskin Tambah Miskin

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 13:38 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan dan ketimpangan teranyar. Angka kemiskinan bertambah, dan tingkat ketimpangan (gini ratio) bergerak stagnan.
Miris... Saat Pandemi, yang Kaya Tambah Kaya yang Miskin Tambah Miskin
Jakarta -

Pandemi COVID-19 menekan seluruh sendi-sendi perekonomian. Hal ini berdampak pada pendapatan dan pengeluaran masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat gara-gara pandemi, jumlah penduduk miskin di Indonesia naik 1,12 juta per Maret 2021 menjadi 27,54 juta. Ini artinya ada 10,14% orang miskin di Indonesia.

Managing Director Political Economy & Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan mengungkapkan hal ini karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan berdampak pada hilangnya pendapatan.

"Resesi membuat pendapatan banyak orang turun, mereka yang berada di kategori hampir miskin menjadi jatuh miskin," kata Anthony saat dihubungi detikcom, Jumat (16/7/2021).

Menurut dia, bantuan sosial yang diberikan pemerintah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Karena jumlahnya sangat kecil jika dibandingkan dengan penghasilan mereka yang hilang. Apalagi pembagian yang tidak merata dan bermasalah.

Sementara itu, Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah mengungkapkan memang pandemi ini membuat kemiskinan meningkat. Karena aktivitas ekonomi yang terbatas.

Banyak yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan. Bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah, memang bukan untuk mencegah terjadinya kemiskinan.

"Itu tidak terelakkan. Bantuan pemerintah lebih kepada untuk menjaga agar masyarakat tetap bisa hidup layak walau terdampak pandemi. Tidak kelaparan meski jatuh ke jurang kemiskinan," jelas dia.

Sehingga naiknya angka kemiskinan ini bukan ukuran kegagalan program bantuan pemerintah. Piter juga menjelaskan di tengah pandemi ini memang membuat yang kaya bertambah kaya dan miskin bertambah miskin.

"Artinya jurang pemisah antara miskin dan kaya semakin lebar. Namun ini tak perlu menjadi kegaduhan, adalah fenomena wajar ketika terjadi krisis di negara manapun akan ada gap miskin dan kaya yang makin lebar," tambah dia.

Bagaimana tingkat ketimpangan di Indonesia? Bagaimana juga kondisi orang kaya selama pandemi? klik halaman berikutnya.

Lihat Video: BPS Ungkap Ada 27,54 Juta Penduduk Miskin di Indonesia pada Maret 2021

[Gambas:Video 20detik]