ADVERTISEMENT

Kadin dan SKK Migas Ikut Sumbang 7 ISO Tank dan 1.500 Tabung Oksigen

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 17 Jul 2021 07:45 WIB
Arsjad Rasjid resmi ditetapkan menjadi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Periode 2021-2026 melalui Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII, di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (1/7/2021)
Foto: Agus/KADIN
Jakarta -

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) berkolaborasi meluncurkan Program Peduli Oksigen Hulu Migas-Kadin Indonesia, pada Jumat lalu.

Melalui program ini, Kadin dan industri hulu migas membantu menyediakan tujuh buah ISO tank dan sekitar 1.500 tabung berukuran 3 meter kubik dan 6 meter kubik untuk membantu rumah sakit dan ruang-ruang perawatan yang menangani pasien Covid-19.

Penyerahan bantuan yang dilakukan secara daring itu, dihadiri Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial, serta para pejabat kontraktor KKS.

Arsjad mengungkapkan, melalui kolaborasi ini, dunia usaha, industri hulu migas juga stakeholder terkait, bahu-membahu membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19 di Tanah Air.

"Melalui ikhtiar ini, Kadin bersama dunia usaha membantu mempercepat pemulihan kesehatan dan membangkitkan ekonomi. Dilaksanakan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong, Kadin optimistis, kita mampu bangkit mengatasi pandemi ini," kata Arsjad, Sabtu (17/7/2021).

Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto berharap kolaborasi ini akan makin mempercepat penanganan pasien Covid-19 yang membutuhkan oksigen. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan usaha-usaha yang dilakukan untuk menanggulangi pandemi ini," kata Dwi Soetjipto.

Bantuan tujuh ISO tank ini merupakan fasilitas sewa dari kontraktor KKS, yang sementara dialihkan untuk mendukung program kemanusiaan tersebut. Sebanyak empat ISO tank diberikan melalui BP Indonesia, masing-masing berkapasitas 17 ton oksigen, akan digunakan untuk mendukung pengadaan oksigen di Pulau Jawa. Rinciannya, dua ISO tank diserahkan kepada Kadin Indonesia, sedangkan dua lainnya masih dalam proses persiapan.

Sementara, tiga buah ISO tank lainnya, masing-masing berkapasitas 18 ton, didukung oleh Eni MB bekerjasama dengan KSO Aico Energi-Serba Dinamik Indonesia dan PT Surya Indotim. Tiga ISO tank ini digunakan untuk mendukung transportasi oksigen di Pulau Kalimantan, di mana operasionalnya dikoordinasikan bersama Pemerintah Daerah Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT