Waduh! 90% Pesawat Lion Air Nganggur Gegara PPKM Darurat

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 17 Jul 2021 07:51 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air
Waduh! 90% Pesawat Lion Air Nganggur Gegara PPKM Darurat
Jakarta -

Operasional dan layanan maskapai Lion Air Group seperti Lion Air, Wings Air, dan Batik Air mengalami penyesuaian selama masa PPKM Darurat. Kondisi ini membuat sebanyak 80-90% pesawat Lion Air Group tak dioperasikan alias menganggur.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan operasional dan layanan Lion Air Group disesuaikan dengan tren permintaan pasar dan akan melayani penerbangan apabila secara skala atau penghitungan ekonomi terpenuhi.

"Situasi tersebut, rata-rata 80%-90% pesawat udara Lion Air Group tidak diterbangkan. Kendati demikian, Lion Air Group secara konsisten menjalankan semua pemeliharaan, pengecekan pesawat udara menurut program perawatan secara berjadwal dan tidak berjadwal," kata Danang dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Upaya tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur guna mewujudkan operasional penerbangan, memastikan setiap pesawat kondisi prima, aman dan laik terbang serta sejalan untuk merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan.

Ada sejumlah pengerjaan yang dilakukan Lion Air ke pesawat-pesawatnya yang saat ini menganggur, sebagai berikut:

1. Pengecekan dan Pemeliharaan Komponen Pesawat Lion Air

Pemeriksaan dan perawatan kinerja (performa) secara komprehensif dari seluruh komponen pesawat udara, yaitu pada mesin (preservation engine), perangkat tambahan daya (auxiliary power unit), navigasi, perlatan komunikasi, hiburan dalam penerbangan (inflight entertainment), fasilitas pesawat dan lainnya yang terkait.

2. Sterilisasi Pesawat

Pengecekan sistem sirkulasi udara pada kabin, termasuk HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter yang digunakan sebagai alat penyaring sirkulasi udara di dalam pesawat.

Proses sterilisasi mencakup disinfection, disinsection, fummigasi dan deepcleaning. Menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku.

Area detail mencakup ruang kokpit, toilet (lavatory), dapur (galley), kompartemen bagasi, meja lipat pada kursi, sandaran kursi, penutup kursi bagian kepala (head cover), penutup jendela dan dinding kabin, karpet dan ruang kargo di bagian bawah kabin pesawat

3. Kebersihan Pesawat dan Peralatan Pendukung

Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC), seperti pencucian dan membersihkan (lap) badan pesawat.

Selain itu, kebersihan diberlakukan untuk peralatan pendukung seperti kendaraan pendorong pesawat (pushback car), bus penghubung (neoplane), tangga masuk pesawat untuk penumpang dan kargo, kendaraan pengangkut barang dan kargo.

4. Pengecekan Pesawat Cadangan

Perawatan khusus untuk pesawat cadangan Lion Air, sesuai ketentuan dari pembuat (pabrikan) pesawat yang disebut sebagai prolong inspection.

Dalam mendukung operasional dan layanan penerbangan, Lion Air Group mempersiapkan semua armada, yang akan dioperasikan sesuai kebutuhan dan permintaan pasar, terdiri dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600.

(fdl/fdl)