Alibaba hingga Tencent Sumbang Rp 4,3 T ke Korban Banjir China

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 23 Jul 2021 13:59 WIB
An aerial view shows cars sitting in floodwaters at the entrance of a tunnel after heavy rains hit the city of Zhengzhou in Chinas central Henan province on July 22, 2021. (Photo by Noel Celis / AFP)
Banjir di China/Foto: AFP/NOEL CELIS
Jakarta -

Banjir besar di China membuat perusahaan-perusahaan raksasa turun tangan. Perusahaan besar di China menyumbangkan US$ 299 juta atau Rp 4,3 triliun (kurs Rp 14.500) untuk pemerintah provinsi Henan yang dilanda banjir.

Dikutip dari Reuters, Jumat (23/7/2021), Provinsi Henan menjadi salah satu wilayah yang dilanda banjir besar akhir. Banjir telah menelan 12 korban jiwa dan merusak jalan kota, kendaraan bermotor, sampai rumah.

Lebih dari 20 perusahaan asuransi jiwa dan asuransi properti mengaku telah membuka jalur cepat klaim darurat karena masalah ini. Kemudian Agriculture Development Bank of China cabang Xuchang saat ini sedang menyiapkan pinjaman darurat sebesar 1,1 miliar yuan.

Selanjutnya Alibaba Group melalui Jack Ma Foundation dan Ant Group juga akan menyumbang 250 juta yuan. Tak hanya itu Tencent Holding, ByteDance, Meituan, Didi Chuxing dan Foxconn Taiwan akan menyumbang masing-masing 100 juta yuan.

Sebagai informasi, banjir di China yang terjadi di telah menyebabkan kota dan desa di Henan dan Kota Zhengzhou mengalami kerusakan. Kerugian ekonomi akibat banjir pun diperkirakan mencapai 1,22 miliar yuan atau US$ 190 juta setara Rp 2,7 triliun (kurs Rp 14.497).

Dikutip dari CNN, banjir juga menyebabkan sejumlah bencana lain, seperti tanah longsor, membanjiri bendungan, sungai, hingga membanjiri kereta bawah tanah.

Tonton juga Video: Korban Tewas Banjir di Henan 33 Orang, China Mulai Upayakan Pemulihan

[Gambas:Video 20detik]



(kil/ara)