Jokowi Minta Jangan Ada Masyarakat Kelaparan Karena PPKM, Begini Caranya

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 23 Jul 2021 20:22 WIB
POster
Foto: (Istimewa)
Jakarta -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jadi strategi yang tak terelakkan yang harus diambil pemerintah guna menekan penularan pandemi virus Corona. Meski demikian, dampak sampingnya tak bisa diabaikan yakni terhentinya kegiatan ekonomi masyarakat.

Menyadari kondisi tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan agar jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan di tengah pelaksanaan PPKM yang tengah berlangsung saat ini.

Merespons arahan Jokowi tersebut, Keluarga Besar Batalyon Arhanud 16/SBC diantaranya seluruh Prajurit Korum dan Persit KCK XXXIV Koorcab Divif 3 PG Kostrad ikut turun tangan ke tengah masyarakat.

Salah satunya seperti terlihat di dusun Kadieng, kelurahan Hasanuddin dan di kelurahan Bontoa, kecamatan Mandai, kabupaten Maros, Makassar. Jumat (23/7/2021).

Dalam rangka membantu meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak akibat Pandemi Covid-19 saat ini, Batalyon Arhanud 16/SBC/3 Kostrad menggelar "Kostrad Peduli".

Kapten Arh Nizar yang memimpin kegiatan ini, Mengatakan, bahwa Yonarhanud 16/SBC bagikan berupa 1.000 paket nasi kotak kepada masyarakat di kelurahan Hasanuddin dan di kelurahan Bontoa.

"Seperti kita ketahui bersama, pandemi ini telah mempengaruhi seluruh aspek kehidupan khususnya perekonomian terutama bagi masyarakat yang kurang mampu, semoga apa yang kita lakukan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerima bantuan," tambah Kapten Arh Nizar.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Lurah Desa Bontoa kecamatan Mandai, Ketua Rw Dusun Kadieng, Personil Koramil 1422-04/Mandai, Serka ali (Babinsa Desa Bontoa) serta Personil Yonahanud 16/SBC sebanyak 20 orang dan 10 orang ibu Persit KCK XXXIV Koorcab Divif 3 PG Kostrad.

(dna/dna)