Benarkah Makan di Warteg Cuma Boleh 20 Menit? Mari Kita Coba

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 27 Jul 2021 13:10 WIB
Jajal Makan di Warteg yang Waktunya Dibatasi 20 Menit
Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

Pemerintah memperbolehkan usaha warung makan kecil seperti warteg melayani pengunjung makan di tempat selama perpanjangan PPKM Level 4 ini. Dengan catatan, durasi waktu makan maksimal 20 menit.

detikcom pun mencoba menjajalnya di salah satu warteg daerah Bintaro, Tangerang Selatan, yang masuk PPKM Level 4. Sesampainya di lokasi pukul 11.40 WIB, Selasa (26/7/2021), penjual langsung bertanya menu apa yang akan dipesan dan apakah ingin makan di tempat atau dibungkus.

Kami langsung menyatakan ingin makan di tempat dan mulai mendapatkan makanan pukul 11.45 WIB. Dengan tempo makan yang tidak terburu-buru dan porsi sedang, makanan habis sekitar pukul 11.56 WIB atau 11 menit.

Setelah makanan habis, kami memilih beristirahat sejenak sambil menghabiskan minuman es teh manis sampai waktu menunjukkan 12.10 WIB. Jika dihitung dari mendapatkan makanan sampai menghabiskan minuman, waktunya lebih dari 20 menit dan tidak diusir.

Saat ditanya, penjual bernama Roni menyebut setiap pengunjung tidak dibatasi makan 20 menit karena tanpa ditegur pun pengunjung tidak akan makan se-lama itu. Dia menilai waktu yang diberikan pemerintah itu sudah lebih dari cukup untuk makan.

"Makan 20 menit juga udah lama banget jadi kita nggak pakai hitungi orang makan, terus sampai 20 menit kita usir gitu, enggak. Paling kalau lagi ramai saja kita hanya ingatkan jangan lama-lama supaya nggak terjadi kerumunan," tuturnya.

Suasana di warteg sendiri tidak terlalu ramai, begitu juga orang yang makan di tempat yakni hanya tiga orang sesuai aturan pemerintah untuk warung makan di wilayah PPKM Level 4.

Jajal Makan di Warteg yang Waktunya Dibatasi 20 MenitJajal Makan di Warteg yang Waktunya Dibatasi 20 Menit Foto: Anisa Indraini

Bergeser ke warteg lain yang masih berlokasi di Tangerang Selatan, tampak dua orang sedang menikmati makan di tempat. Suasananya terlihat seperti biasa, tidak ada yang merasa terburu-buru karena ada aturan makan dibatasi 20 menit.

Penjual warteg bernama Alvin, mengaku sudah tahu perihal aturan makan di tempat selama 20 menit. Dia mengaku sering memberikan peringatan kepada pembeli untuk menaati peraturan yang baru ini.

"Tahu (aturan 20 menit makan di tempat). Kita bilangin saja ke pengunjung jangan lama-lama," kata Alvin di lokasi.

Dihubungi terpisah, Ketua Koordinator Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni mengakui memang tidak semua warteg mengawasi pengunjungnya untuk makan di tempat tidak lebih dari 20 menit. Dia sendiri menilai kebijakan ini lucu dan hanya membuat esensi fokus mengatasi pandemi hilang.

"Jadi lucu dan esensi fokus mengatasi pandemi jadi buyar. Ada yang sudah (patuh), ada yang masih bebas. Ada yang sedang makan diawasi Satpol, Polisi dan TNI kaya paspampres," tuturnya.

Tonton video 'Ini Bahaya Jika Makan Terlalu Cepat':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/das)