25 Ribu Warteg di Jabodetabek Bangkrut!

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 28 Jul 2021 10:21 WIB
Serba-serbi Aturan PPKM Makan 20 Menit di Warteg
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Sebanyak 25 ribu warteg bangkrut selama pandemi virus Corona (COVID-19), atau separuh dari total 50 ribu warteg yang sebelumnya diperkirakan eksis di Jabodetabek.

"Di warteg ada lebih dari 25 ribu (yang gulung tikar)," kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni kepada detikcom, Rabu (28/7/2021).

Dia menjelaskan bahwa pada umumnya pengusaha warteg berasal dari Tegal, Brebes dan sekitarnya. Sebelum pandemi, rumah-rumah mereka di kampung halaman kosong karena ditinggalkan untuk mencari nafkah di Jakarta dan sekitarnya.

Rumah-rumah yang kosong itu kata dia sekarang sudah hampir penuh karena para pengusaha warteg yang bangkrut pulang ke kampung halamannya.

"Nah sekarang ini dalam kondisi pandemi ini penuh, hampir separuhnya lebih mereka rumah-rumah (terisi). Artinya kan kita menghitung 'wah berarti yang pulang kampung itu sekitar 50an (persen)," tuturnya.

Pihaknya memperkirakan total warteg yang ada sebelum pandemi COVID-19 mencapai 50 ribu warteg.

"Kalau bahasa saya kan orang-orang warteg ini punya warteg itu ada yang satu, ada dua, ada tiga kan. Jadi jumlah warteg itu sampai 50.000," tambah Mukroni.

Lihat Video: Melihat Penerapan Makan 20 Menit di Warteg DKI saat PPKM Level 4

[Gambas:Video 20detik]




(toy/zlf)