Perusahaan-perusahaan di AS: Mau Divaksin Atau Dipecat?

Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 30 Jul 2021 09:28 WIB
Warga Australia Berusia 40 Tahun ke Bawah Akan Mendapat Vaksin Moderna atau Pfizer
Foto: ABC Australia
Jakarta -

Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat telah memutuskan untuk 'memaksa' para karyawannya agar mendapatkan vaksinasi. Hal ini dilakukan oleh sejumlah besar perusahaan dari berbagai macam sektor pekerjaan.

Melansir CNN, Jumat (30/7/2021), tindakan ini dilakukan perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook dan Google yang telah mengumumkan bahwa semua karyawannya diharuskan untuk mendapatkan vaksinasi agar mereka bisa kembali ke kantor. Selain itu ada juga sejumlah perusahaan dari sektor keuangan BlackRock dan Morgan Stanley mengumumkan semua karyawan harus divaksinasi agar bisa kembali ke kantor.

Saks Fifth Avenue, Washington Post, Ascension Health, Lyft, dan sejumlah perusahaan lainnya juga ikut meminta kepada karyawannya untuk mendapatkan vaksinasi. Bahkan dikabarkan bahwa terdapat perusahaan yang bisa dibilang 'memaksa' karyawannya untuk mendapatkan vaksin atau mereka terpaksa harus memberhentikan karyawannya yang tidak ingin divaksin.

Sebagai informasi,sejumlah perusahaan ini mengambil inisiatif tersebut lantaran banyaknya jumlah kasus varian delta dari virus Corona. Hal ini tentu membuat banyak perusahaan mengubah rencana mereka untuk membuka kembali fasilitas kantor miliknya.

Selain itu, dengan adanya vaksinasi, para karyawan yang kembali bekerja di kantor dapat merasa lebih aman saat beraktivitas. Menurut Johnny Taylor, Jr. dari Society of Human Resource Management mengatakan bahwa sebagian besar karyawan di perusahaan-perusahaan AS menginginkan adanya vaksinasi.

Taylor menjelaskan bahwa banyak karyawan yang ingin memastikan bahwa tempat kerja mereka aman dari penyebaran virus Covid-19. Berdasarkan hasil surveinya menunjukkan bahwa hampir 70% karyawan di AS ingin rekan mereka divaksinasi.

Karena itu banyak perusahaan yang berharap agar karyawannya sudah mendapatkan vaksinasi, sehingga mereka bisa kembali melakukan aktivitas perkantorannya secara normal.

Bahkan kepala Federal Reserve (bank sentral AS), Jerome Powell, mengatakan kalau vaksinasi merupakan kunci untuk melindungi ekonomi dari varian virus corona. Karenanya dia mendukung gerakan sejumlah perusahaan ini yang meminta karyawannya untuk mendapatkan vaksin.

"Saat vaksinasi meningkat, kami tetap bisa kembali ke aktivitas ekonomi kami," kata Powell pada Rabu (28/7) kemarin.

Lihat Video: AS Diwanti-wanti Lonjakan Kasus Covid-19

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)