PPKM Bikin Kegiatan Belajar Mengajar Masih Online, Begini Siasati Koneksinya

PPKM Bikin Kegiatan Belajar Mengajar Masih Online, Begini Siasati Koneksinya

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 31 Jul 2021 15:49 WIB
PPKM Bikin Kegiatan Belajar Mengajar Masih Online, Begini Siasati Koneksinya
Foto: Getty Images/iStockphoto/ake1150sb
Jakarta -

Kegiatan belajar mengajar saat ini masih dilakukan secara daring di Indonesia. Hal ini terkait dengan lonjakan tinggi kasus COVID-19 pada bulan Juli 2021 ini.

Ini yang memaksa pemerintah melaksanakan PPKM yang mengharuskan kegiatan belajar mengajar belum bisa dilakukan secara tatap muka, 100% di rumah.

Firman Raditya selaku CEO TravelWifi mengatakan TravelWifi hadir menjadi pilihan yang tepat untuk menyediakan internet pendamping sekolah daring di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami paham betul kegiatan belajar mengajar daring sangat penting peranan koneksi internet, sehingga kami betul-betul mengedepankan no blank spot pada modem kami. Kami yakin TravelWifi dapat menjadi solusi para orang tua untuk menyediakan internet untuk anaknya," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7/2021).

ADVERTISEMENT

Mamby Aruan selaku Dosen dari LSPR Communication and Business Institute yang sehari - hari melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring mengatakan,

"Di situasi pandemic saya Sekarang mengajar melalui daring, untuk itu saya membutuhkan koneksi internet yang dapat diandalkan. Dengan adanya TravelWifi kegiatan belajar mengajar lebih mudah dan bisa dilakukan dimana saja tanpa harus takut dengan koneksi internet yang kurang baik. Kegiatan belajar mengajar saya sangat terbantu dengan kehadiran TravelWifi. Menariknya lagi customer service selalu siap membantu jika saya mengalami kendala," katanya.

Cukup dengan Rp. 149.000 kuota yang akan diberikan untuk TravelWifi sebesar 30 GB. Menariknya saat ini TravelWifi memiliki promo yang bekerja sama dengan BCA dan Jenius bisa mendapatkan diskon sampai dengan 50%. TravelWifi, brand penyedia wifi yang sedang berkembang pesat di Indonesia sejak 2020. Berasal dari USA yang memiliki layanan wifi lebih dari 130 negara di seluruh dunia. Saat ini memiliki 24 cabang diberbagai negara.

(fdl/fdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads