Pakar Saran PPKM Level 4 Diperpanjang, 75% Warteg Diramal Bisa Bangkrut

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 02 Agu 2021 10:36 WIB
Warteg di Tanah Abang, Jakpus
Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom
Jakarta -

Hari ini berakhirnya PPKM Level 4. Pakar menyarankan PPKM level 4 dipertahankan. Namun pedagang kecil menyerah bila PPKM level 4 diperpanjang.

Pengusaha warung tegal (warteg) mengungkap jika PPKM Level 4 ini diperpanjang imbasnya 75% warteg akan bangkrut.

"Kemarin itu kan sudah 50% warteg tutup imbas pandemi. Kalau PPKM diperpanjang lagi itu bisa sampai 75% tutup, nanti bisa mengibarkan bendera putih kami ini," kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni, kepada detikcom, Senin (2/8/2021).

Mukroni mengatakan opsi jam makan di warteg selama 20 menit tidak berpengaruh karena jumlah pendapatan warteg juga sudah anjlok sebanyak 50%-90%. Hal itu disebabkan karena daya beli masyarakat yang turun selama PPKM.

"Pemerintah coba memberikan solusi yang pas, jangan uji coba, kaya ayam gebrak ini, semakin lucu, makan diberikan 20 menit itu kan nggak ada esensi. Pendapatan kita sudah anjlok 50%-90%, gara-gara daya beli masyarakat yang memang turun," jelas dia.

Meski demikian, Mukroni mengungkap pedagang warteg mematuhi apa keputusan pemerintah. Namun dia meminta ada solusi agar usaha warteg tidak kolaps.

"Sebenarnya kami nurut pemerintah, tetapi pemerintah harus memberikan solusi juga agar kami-kami ini tidak semakin ambruk gitu," katanya.

Dia meminta pemerintah untuk memberikan stimulus dan insentif jika memang PPKM Level 4 diperpanjang. Dia juga meminta bantuaan itu bisa dipercepat peluncurannya kepada pedagang.

"Kalau diperpanjang, apa stimulusnya apa insentifnya bagi teman-teman pedagang. Esensinya kan rakat dikasih duit, dikasih modal, karena kan ada cicilan listrik yang harus dibayarkan pengusaha warteg juga," pungkasnya.

Seperti diketahui, hari ini status PPKM Level 4 akan berakhir. Pemerintah belum memberi sinyal apakah PPKM level 4 akan diperpanjang akan tidak.

Di sisi lain, Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, menyarankan agar PPKM level 4 ini dipertahankan.

"Perlu dipertahankan PPKM Level 4," kata Pandu Riono kepada wartawan, Minggu (1/8/2021).

Dia pun menjelaskan sejumlah alasan krusial mengapa PPKM level 4 perlu diperpanjang. Salah satunya karena tes dan tracing masih lemah.

"Tes-Lacak-Isolasi dan 3M masih lemah. Belum lagi vaksinasi masih lamban," ungkapnya.

(zlf/zlf)