Kasus COVID-19 dan Kematian Tinggi, 7 Kawasan Jadi Target Utama Vaksinasi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 02 Agu 2021 21:15 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Sekitar 7 kawasan aglomerasi di Pulau Jawa dan Bali akan menjadi sasaran utama program vaksinasi COVID-19. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan 7 kawasan ini dipilih menjadi target vaksin dilihat dari manajemen risikonya.

Tujuh kawasan yang dimaksud memiliki angka penyebaran kasus dan kematian yang tinggi. Pemerintah ingin menekan angka penyebaran dan kematian dimulai dari kawasan dengan risiko tinggi ini.

Kawasan yang dimaksud adalah Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, DI Yogyakarta, Surabaya Raya, Malang Raya, dan seluruh pulau Bali.

"Kita akan konsentrasi di daerah yang kasusnya banyak dan kematian tinggi. Khususnya ada 7 aglomerasi besar di Jawa plus Bali," ungkap Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual PPKM, Senin (2/8/2021).

Dia menjelaskan kenaikan penyuntikan vaksin akan dilakukan di 7 daerah tersebut. Budi Gunadi mengatakan akan ada 4 kali lipat lebih banyak dosis vaksin yang disuntikkan.

"Contoh saja, di kawasan 7 aglomerasi ini sampai Juli hanya 382 ribu per hari rata-ratanya, itu harus dinaikan 1,2 juta per hari," ungkap Budi Gunadi.

Budi Gunadi juga mengungkapkan saat ini pihaknya sedang melakukan replikasi kebijakan yang dilakukan pada fasilitas kesehatan di Jawa-Bali. Pasalnya, di wilayah-wilayah luar Jawa-Bali kasus COVID-19 juga harus mulai diwaspadai kenaikan penyebarannya.

"Kami akan konsentrasi replikasi apa yang dilakukan di Jawa-Bali saat ada kenaikan pandemi besar, di luar Jawa-Bali kita memahami terjadi penurunan tapi tetap harus waspada, kita nggak tahu perilaku virus ini," ungkap Budi Gunadi.

Simak Video: Luhut Soroti 4 Daerah Ini Karena Kasus-Kematian Covid Tinggi

[Gambas:Video 20detik]



(hal/das)