Janet Yellen Beberkan Jurus AS Jadi Negara Adidaya Ekonomi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 04 Agu 2021 22:35 WIB
Janet Yellen
Menkeu AS Janet Yellen/Foto: CNN.com
Jakarta -

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen akan menyampaikan pidato politik di Atlanta dalam rangka menggalang dukungan publik soal RUU Infrastruktur. Mengutip CNBC, Rabu (4/8/2021), Yellen menegaskan agenda ekonomi Presiden Joe Biden sangat penting dijalankan untuk mempertahankan status Amerika sebagai negara adidaya ekonomi utama dunia.

Pidato Yellen akan menjadi pesan kilat dari Gedung Putih soal RUU Infrastruktur dengan rencana pengeluaran anggaran yang didorong Partai Demokrat. Pidato ini akan menjadi perjalanan domestik pertama Yellen sebagai cerminan dari perannya yang kuat di politik pemerintahan Biden

"Kami sudah terbiasa dengan Amerika sebagai kekuatan ekonomi unggulan dunia. Kami tidak ditakdirkan untuk tetap seperti itu, tetapi dengan investasi ini, saya yakin kami akan melakukannya," kata Yellen dalam naskah pidatonya.

Pernyataannya ini datang pada saat kritis dalam negosiasi di Capitol Hill. Senat sedang menawar rincian akhir dari stimulus dalam RUU Infrastruktur, sementara Demokrat berusaha menyatukan partai mereka sendiri untuk mendukung rancangan undang-undang ini.

Janet Yellen mengatakan saat ini rebound cepat dari resesi telah terjadi di AS berkat dari keputusan kebijakan pemerintahan Biden.

Pembelaan menyeluruh terhadap agenda Biden menandai titik balik dalam karir panjang Yellen. Meskipun dia menjabat dua tahun sebagai kepala ekonom untuk Presiden Bill Clinton di akhir 90-an, sebagian besar waktunya di Washington telah dihabiskan dengan belajar menghindari politik.

Sejak menjadi menteri keuangan, dia secara teratur memberi pengarahan kepada anggota parlemen Demokrat dan bahkan berdebat dengan Partai Republik.

Salah satu pencapaian terbesar Janet Yellen adalah mengamankan konsensus global untuk pajak perusahaan minimum dan membujuk negara lain untuk berhenti memajaki raksasa teknologi Amerika.

Pidatonya pada hari Rabu juga menyoroti prioritas lain. Mulai dari kebijakan kredit pajak anak, perumahan yang terjangkau, penitipan anak yang dapat diakses dan harga obat resep yang lebih rendah.

(hal/hns)