Ekonomi Sudah Melesat 7%, Sri Mulyani Ramal Kuartal III Hanya Tumbuh 4%

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 05 Agu 2021 16:49 WIB
Jakarta -

Ekonomi Indonesia melesat 7% di akhir Juni alias kuartal II-2021. Semua akan berubah setelah varian delta COVID-19 menyerang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2021 atau akhir September akan melambat akibat dari merebaknya varian baru virus jahat tersebut.

"Kita masih berharap antara range 3,7% dengan 4,0% untuk kuartal ketiga. Ini sebuah tantangan karena kita hanya bisa melakukan pada upper end apabila Delta bisa dikendalikan dan mobilitas serta kegiatan ekonomi mulai bisa berjalan secara normal kembali," ujarnya dalam jumpa pers virtual, Kamis (5/8/2021).

"Kita perlu mewaspadai dengan adanya Delta virus yang sekarang juga menjalar ke seluruh dunia yang kemudian menyebabkan beberapa ekonomi mengalami penurunan. Mungkin yang paling dramatis di India terlihat sekali di sini maka terlihat kemudian ekonominya juga mengalami dampak yang sangat dalam akibat Delta virus, jadi kita juga tidak boleh lengah," tambahnya.

Menurutnya, momentum pemulihan ekonomi di kuartal II tersebut juga didukung kebijakan-kebijakan pemerintah seperti keringanan PPNBM yang diberikan untuk sektor otomotif. Keringanan tersebut berhasil menunjang pertumbuhan konsumsi dan juga sektor manufaktur.

"Dua-duanya memiliki kontribusi yang luar biasa bagi ekonomi kita. Jadi terlihat sekali kenaikan dari konsumsi maupun dari manufaktur itu didukung salah satunya adalah komoditas otomotif yang itu mendapatkan bantuan dari sisi policy pemerintah, yaitu pembebasan PPNBM. Jadi terlihat di sini policy pemerintah memberikan dampak yang nyata dan positif," ujar mantan direktur Bank Dunia itu.

"Kita berharap membantu pemulihan ekonomi akan bisa terjaga tentu ini hanya bisa dilaksanakan apabila seluruh pelaku ekonomi dan masyarakat ikut menjaganya," ucapnya.

(ang/ang)