Biar Nggak Was-was di Pabrik, 15 Ribu Buruh Akan Disuntik Vaksin

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 05 Agu 2021 18:56 WIB
Guna menangani pandemi, berbagai cara dilakukan secara bersama-sama. Seperti ini salah satu upaya vaksinasi yang dilakukan dengan gotong royong.
Foto: dok. Pemda Bekasi

Kapolri mengingatkan agar setelah di vaksin, buruh tetap menjaga protokol kesehatan. "Saya ingin kesehatan buruh tetap terjaga ekonomi tetap bertumbuh. Oleh karena itu, dua-duanya harus bisa jalan," jelasnya.

Untuk melakukan akselerasi, Kapolri menegaskan, pemerintah mengerahkan 15 ribu vaksin bagi buruh di Jawa Barat. Tujuannya agar segera terciptanya kesehatan yang kuat bagi buruh, sehingga roda perekonomian kembali berputar. "Kegiatan vaksinasi ini kami turunkan 15 ribu vaksin dan kalau masih kurang bisa dikordinasikan kembali," ucapnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI dan Polri akan selalu bergerak untuk menggelar serbuan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, selain vaksinasi, strategi pemerintah dalam menangani Covid-19 adalah menegakkan dan mengampanyekan disiplin protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Selanjutnya pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment). Hal ini sangat penting untuk mengetahui dan memisahkan masyarakat yang tidak terinfeksi dan masyarakat yang terinfeksi," ujarnya.


(kil/fdl)