Bikin Trading Plan Biar Enggak Jadi Sangkuters Kripto

20 - detikFinance
Jumat, 06 Agu 2021 13:20 WIB
Jakarta -

Kebanyakan investor pemula masih bingung mengambil keputusan ketika kondisi pasar kripto indikatornya merah. Posisi pasar merah membuat dilema di antara dua pilihan cut loss atau bertahan. Simak tips lengkapnya dari Founder Ternak Uang Timothy Ronald.

"Kita harus punya trading plan masing-masing, kalau saya misal ada teman yang trading di kripto dia misalnya kalau mau bayar market atau market sideways dia enggak ada masalah, karena dia udah memiliki trading plan," ujar Timothy dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (6/8/2018).

Timothy memberi contoh jika kamu mau investasi koin di kripto dengan target nilai positif 15 persen, sedangkan nilai negatif 5 persen. Kalau nilai aset kamu sudah lewat dari batas nilai negatif baiknya dilepas atau dijual.

"Itu kalau misalnya trading di kripto, tetapi kalau investor, yang lihatnya suatu saat nanti usecase Etherium akan dipakai seluruh dunia, bitcoin mungkin suatu saat jadi mata uang mereka percaya. Ya, enggak masalah kalian tabung aja uangnya sedikit demi sedikit di bitcoin, jadi mau market naik atau turun atau jungkir balik kalian tabung aja," tuturnya

Timothy mengatakan kalau kalian yang ingin investasi di kripto, cari proyek koin untuk jangka panjang. Lantaran nilai investasi bisa bertambah lebih tinggi dibanding jangka pendek.

"Kalau kalian mau jadi investor di kripto, saya sarankan hold yang lebih panjang karena kalau kalian balik secara lima tahun walau kripto belum terlalu panjang mungkin baru beberapa dekade, tapi kalau kita tarik ke 2017 hold time itu harga sekarang, dan kita tidak tahu harga hold time di 2020 atau 2021 jadi harga hold time di masa depan. Tetapi kalau kalian yang investasi saya saranin 5 sampai 10 tahun," tutup Timothy.

[Gambas:Video 20detik]



(edo/gah)