KKP Gencar Vaksinasi, Sasar Para Nelayan di Pesisir Pantura

Khoirul Anam - detikFinance
Senin, 09 Agu 2021 13:51 WIB
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono
Foto: KKP
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan program vaksinasi untuk masyarakat pesisir, khususnya bagi para nelayan. KKP telah menggelar vaksinasi di lima pelabuhan yang ada di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau secara langsung proses vaksinasi di Balai Desa Ciparagejaya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, hari ini. Lokasi tersebut tidak jauh dari Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Ciparage.

"Vaksinasi ini memang harus benar-benar kita genjot. Ini salah satu upaya kita dalam menjaga produktivitas sektor KP. Kami juga mengupayakan nelayan terlindungi," ujar Trenggono dalam keterangan tertulis, Senin (9/8/2021).

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melewatkan vaksinasi kedua supaya vaksin yang masuk ke tubuh berfungsi lebih optimal. Ia juga berpesan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, salah satunya memakai masker dan menjaga kebersihan.

Lebih lanjut, untuk menggenjot vaksinasi di Kabupaten Karawang yang baru mencapai 17 persen, Trenggono mengimbau pemerintah daerah agar aktif menggandeng instansi pemerintah maupun swasta lainnya dalam menggelar vaksinasi. Dalam kunjungan kerja ini, ia didampingi oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Saepulloh.

"Percepat, ya (Pak Wabup), supaya imunnya masyarakat kita naik. Kan, enggak tahu, variannya, kan, terus nambah," imbaunya.

Selain di Karawang, vaksinasi untuk masyarakat pesisir juga berlangsung di PPP Blanakan Subang, PPP Eretan Indramayu, PPP Bondet Cirebon, dan pelabuhan perikanan di Tegal, Jawa Tengah. Program ini menargetkan lebih dari 2.500 nelayan divaksinasi.

Di samping itu, ia juga meninjau kondisi PPP Ciparagejaya yang memiliki Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Adapun ia menyerap aspirasi yang disampaikan oleh Pemda dan para nelayan.

Sebagai informasi, aktivitas perikanan di PPP Ciparagejaya tetap menggeliat di masa pandemi COVID-19. Berdasarkan data, produksi perikanan 2020 mencapai 2,8 juta kg dan sepanjang 2021 (statistik Juni) sudah di angka lebih dari 1,4 juta kg.

Produk perikanan yang dihasilkan, di antaranya bawal putih, bawal hitam, kembung, selar, tembang, hingga cumi. Sementara itu, untuk jumlah unit kapal di pelabuhan terdapat sebanyak 267 unit dengan jumlah nelayan 2.817 orang.

(ega/ara)