SpaceX Caplok Startup Satelit, 'Iron Man' Ada Rencana Apa Lagi Nih?

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 10 Agu 2021 10:40 WIB
SpaceX Crew Launch ISS
Ilustrasi/Foto: AP
Jakarta -

Perusahaan wahana luar angkasa milik Elon Musk, SpaceX mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) data satelit Swarm Technologies.

Kesepakatan itu menjadi langka bagi perusahaan luar angkasa milik pria berjuluk 'iron man' itu untuk memperluas timnya dan mungkin kemampuan teknologi, semisal untuk mendukung layanan pada Starlink.

Swarm yang memiliki 120 satelit SpaceBEE kecil di orbit, mencapai kesepakatan dengan SpaceX pada 16 Juli untuk bergabung menurut pengajuan 6 Agustus dengan Komisi Komunikasi Federal. Demikian disadur detikcom dari CNBC, Selasa (10/8/2021).

Perusahaan runtisan tersebut akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh SpaceX setelah menyelesaikan Proposed Transaction.

Persyaratan dan rincian keuangan tentang kesepakatan itu tidak diungkapkan. SpaceX dan Swarm tidak menanggapi permintaan komentar CNBC. Swarm terakhir menyelesaikan putaran penggalangan dana pada Januari 2019 dengan penilaian US$ 85 juta.

Kesepakatan itu menandai akuisisi yang tidak biasa untuk SpaceX, yang cenderung merancang dan membangun sistem in-house. Tetapi lisensi FCC bisa sulit dan memakan waktu untuk disetujui, dan Swarm akan mentransfer kendali atas lisensi satelit dan stasiun buminya ke SpaceX sebagai bagian dari kesepakatan.

"Layanan Swarm akan mendapat manfaat dari kapitalisasi yang lebih baik dan akses ke sumber daya yang tersedia untuk SpaceX, serta sinergi yang terkait dengan akuisisi oleh penyedia layanan desain, manufaktur, dan peluncuran satelit," kata pengarsipan.

Perusahaan mencatat bahwa akuisisi menguntungkan SpaceX dengan membawa akses ke kekayaan intelektual dan keahlian yang dikembangkan oleh tim Swarm.

Starlink adalah proyek padat modal SpaceX untuk membangun jaringan internet yang saling terhubung dengan ribuan satelit, dikenal di industri luar angkasa sebagai konstelasi yang dirancang untuk menghadirkan internet berkecepatan tinggi kepada konsumen di mana pun berada.

Bagaimana SpaceX dapat memanfaatkan teknologi Swarm tidak jelas, karena satelit Starlink beroperasi dengan cara yang berbeda dibandingkan dengan SpaceBEE.

(toy/eds)