Pamit dari RI, Cheetos, Lays, hingga Doritos Berhenti Beredar Bulan Ini

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 10 Agu 2021 15:37 WIB
Perjalanan Chitos hingga Lays
Foto: Perjalanan Chitos hingga Lays (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Cheetos, Lays, dan Doritos, siapa yang tidak mengenal ketiga merek cemilan terkenal ini. Meski demikian produk cemilan ini akan berhenti beredar di pasaran mulai bulan ini.

Sebab, produsennya PT Indonesia CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) bakal segera menghentikan produksi dan penjualan ketiga merek cemilan ternama Cheetos, Lays, dan Doritos per Agustus 2021 selama tiga tahun ke depan.

Penghentian penjualan ketiga merek tersebut bermula saat PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) telah memborong saham dari produsen Cheetos, Lays, dan Doritos, yakni PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) pada Februari lalu. Total saham yang dibeli ICBP mencapai Rp 494 miliar, atau sebanyak 49% dari total seluruh saham yang telah diterbitkan IFL, di mana saham itu awalnya dimiliki Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo Inc.

Tidak hanya produksi, baik Frito-Lay, PepsiCo maupun pihak afiliasi lainnya dilarang mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia.

Padahal Lays, Cheetos, dan Doritos merupakan merupakan salah satu cemilan yang terkenal di Indonesia bahkan di dunia. Lays sudah ada sejak sekitar 75 tahun lalu, pertama kali dipasarkan oleh Herman W. Lay pada sekitar tahun 1930-an

Dikutip dari Insider, saat itu Herman yang berprofesi sebagai salesman, menjual Lays berkeliling menggunakan mobilnya di sekitar wilayah Nashville, Tennessee, AS. Di tengah-tengah membangun perusahaan keripiknya ada pesaing lain bernama Fritos.

Lays, Doritos, dan Cheetos Bakal Pamit Akhir Agustus 2021, Ini FaktanyaPamit dari RI, Cheetos, Lays, hingga Doritos Berhenti Beredar Bulan Ini Foto: Istimewa

Setelah bersaing hampir 30 tahun, Lays dan Fritos bergabung membentuk Frito-Lay tepatnya pada tahun 1961. Sekitar empat tahun kemudian, perusahaan gabungan itu bergabung dengan Pepsi-Cola dan membentuk PepsiCo.

Sementara Cheetos, ditemukan pada 1948 oleh pendiri Fritos yakni Charles Elmer Doolin di Dallas, Texas. Doolin akhirnya bermitra dengan Herman W.Lay (pencetus merek Lays) untuk memproduksi Cheetos secara nasional serta produk kentang lainnya bernama Fritatos.

Cheetos terbukti sangat sukses diterima di masyarakat, akhirnya Doolin dan Herman Lay menggabungkan dua perusahaan mereka dan membentuk Frito-Lay Inc. Seluruh makanan ringan Frito-Lay Inc itu akhirnya dimiliki oleh PepsiCo.

Terakhir Doritos yang merupakan produksi Frito-Lay, tapi Doritos yang merupakan keripik tortilla ini baru dipasarkan secara komersial sekitar tahun 1964.

Dilansir Huffpost, Doritos dengan cepat menjadi populer di California Selatan dan pada tahun 1966 tersedia di seluruh California. Pada 1967, Doritos hadir dengan rasa baru yaitu rasa bumbu taco dan pada 1972 muncul lagi rasa baru yaitu rasa keju nacho yang paling populer sepanjang masa.

Kini, Doritos punya sekitar 17 pilihan rasa. Di Indonesia, Doritos hanya tersedia 3 rasa saja yakni Doritos Barbeque, Nacho Cheese, dan Roasted Corn.

(ara/ara)