Kemenkes, BUMN-Swasta Gelar Vaksinasi di Bandara Soetta

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 12 Agu 2021 15:23 WIB
Vaksinasi di Bandara Soetta
Foto: Dok Istimewa
Jakarta -

Pemerintah mengebut vaksinasi Corona untuk mengejar herd immunity. Kali ini, vaksinasi dilakukan di Bandara Soekarno Hatta

Kementerian Kesehatan, Kantor Kesehatan Pelabuhan, PT Angkasa Pura II dan Traveloka kali ini menggelar vaksinasi dosis kedua pada periode 9-22 Agustus 2021. beroperasi kembali untuk penyuntikan dosis kedua pada 9-22 Agustus 2021. Vaksinasi dilakukan di terminal 2 dan 3 bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 08:00-17:00 WIB.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, saatnya semua berkolaborasi dalam program ini agar tujuan herd immunity dan Indonesia pulih kembali bisa tercapai.

"Di masa pandemi ini, semangat kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi sangat penting agar Indonesia dapat pulih kembali. Saya berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung percepatan program vaksinasi nasional sebagai salah satu strategi penting untuk menurunkan laju penyebaran virus COVID-19. Semoga kerja sama yang terjalin dalam layanan Vaksinasi di Bandara untuk dosis kedua ini dapat terlaksana
dengan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas," kata Budi dalam keterangannya, Kamis (12/8/2021).

Dalam program ini, sejumlah kupon hotel dan makan disiapkan untuk nakes yang bertugas memberikan vaksinasi.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang hadir di lokasi mengapresiasi hal ini. Sandi yakin Indonesia bisa pulih dari pandemi Corona.

"Ketika semua lini bangsa ini Geber, Gercep dan Gaspol, saya percaya bahwa kita akan mampu untuk bertahan dan menang melawan pandemi. Kemenparekraf juga turut mendukung program vaksinasi nasional dan hingga minggu lalu, terdapat lebih dari 160.000 masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi melalui sentra vaksinasi yang berkolaborasi dengan Kemenparekraf. Kami menargetkan 450.000 masyarakat akan tervaksinasi pada September 2021 mendatang, sehingga angkanya dapat terus bertambah sampai Desember 2021," ujarnya.

Penumpang pesawat yang telah menjalani vaksinasi di 18 bandara yang dikelola oleh AP II mencapai sekitar 64.000 orang. Sementara, Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara yang mencatatkan jumlah calon penumpang terbanyak yang mendapatkan vaksinasi, yaitu sekitar 40.000 orang.

"Besar harapan kami inisiatif-inisiatif seperti ini dapat secara signifikan mendukung percepatan program vaksinasi nasional," ujar Direktur Utama AP II Muhammad Awaludin menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Co-Founder Traveloka, Albert, mengatakan, pihaknya siap mendukung program vaksinasi agar Indonesia segera bangkit dan pulih.

"Berlanjutnya layanan Vaksinasi di Bandara untuk dosis kedua ini merupakan bagian dari komitmen Traveloka untuk mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi di tanah air," tuturnya.

Traveloka juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang bertugas selama periode layanan Vaksinasi di Bandara, atas dedikasinya untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk vaksinasi. Mempersembahkan sejumlah kupon untuk produk Hotel dan Eats (Kuliner) yang tersedia di platform Traveloka, inisiatif ini juga bertujuan untuk mendukung keberlangsungan operasional mitra Traveloka, khususnya di bidang pariwisata, yang terdampak pandemi.

Untuk mengikuti vaksinasi tahap kedua, masyarakat dapat melakukan registrasi online melalui aplikasi Traveloka dan menuju ke produk Traveloka Xperience untuk dapat memilih tanggal dan hari pelaksanaan vaksin.

Sedangkan untuk para penerima vaksin tahap pertama yang sebelumnya telah melakukan vaksin melalui layanan Vaksinasi di Bandara, dapat langsung mengunjungi area lokasi vaksinasi sesuai jadwal yang sudah diinformasikan melalui email dengan membawa kartu atau sertifikat vaksin pertama dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Guna memberikan perlindungan lebih dan membantu masyarakat menjaga daya tahan tubuh, Traveloka juga memberikan free healthy kit berupa vitamin lengkap (vitamin B complex, C, D, E dan Zinc), masker, serta hand sanitizer bagi 1.000 penerima vaksin pertama.

(kil/zlf)