Tips Sukses Kombinasikan Bisnis Offline dan Online

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 13 Agu 2021 07:35 WIB
Ilustrasi pebisnis
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Dalam dunia bisnis, terkadang ada satu pertanyaan yang terbesit yaitu mana yang lebih baik marketing secara online atau offline? Padahal bila dipikirkan lagi, kedua cara tersebut bisa disatukan dan menjadi sebuah strategi marketing yang hebat.

Lalu bagaimana cara menyatukan keduanya agar mendapatkan keuntungan? Sebenarnya ada banyak cara, namun ada beberapa cara cerdas yang bisa Anda lakukan untuk mengombinasikan keduanya. Berikut ini adalah cara-cara tersebut dilansir dari Forbes.

Membuat Fokus Tunggal untuk Keduanya

Cara pertama adalah membuat fokus tunggal untuk kedua sumber media dan mempertemukan titik bertemu dari keduanya. Misal, Anda memasarkan sebuah produk di papan reklame atau surat kabar, maka pemasaran yang dilakukan di TV atau iklan digital harus produk atau layanan yang sama.

Sama halnya dengan dengan semua bentuk-bentuk pemasaran offline seperti flyer atau poster, semuanya harus bisa mengarah ke halaman online bisnis Anda dengan menyertakan web atau QR Code yang bisa scan.

Buat Konten yang Relevan

Membuat konten yang bermanfaat baik online atau offline juga menjadi hal penting. Pertama Anda harus membuat sebuah konten relevan yang tidak menonjolkan promosi sehingga secara alami akan beresonansi dengan orang-orang yang membutuhkan informasi tersebut.

Di sinilah tugas bisnis Anda untuk memastikan orang-orang tersebut mendapatkan informasi dari situs web bisnis Anda.

Rancang Strategi Cross Promotion

Dua bentuk pemasaran ini juga dapat dilakukan bersamaan untuk mempromosikan bisnis Anda. Misalnya jika Anda merencanakan sebuah iklan TV besar, cobalah untuk memanfaatkan media-media offline seperti billboard untuk memberikan euforia kepada masyarakat, bisa juga memasang countdown atau spanduk.

Cara lainnya, adalah Anda bisa menggunakan materi iklan atau visual untuk mendorong audiens Anda mengunjungi halaman tertentu untuk menangkap informasi yang dibuat oleh website bisnis Anda. Inilah beberapa contoh bahwa pemasaran online dan offline dapat diintegrasikan untuk mendapatkan lebih banyak perhatian, sehingga meningkatkan hasil Anda.

Masih banyak strategi-strategi lainnya yang bisa Anda gunakan untuk menyatukan dua cara pemasaran di dunia marketing ini. Tapi, untuk menjalankannya pasti Anda memerlukan pendamping yang tepat yaitu gadget yang bisa Anda andalkan.

Samsung Galaxy Z Fold3Samsung Galaxy Z Fold3 Foto: Dok. Samsung

Samsung Galaxy Z Fold3 mempunyai sederet fitur yang memberikan kemudahan bagi para pebisnis untuk mencatat strategi-strategi penting dalam meningkatkan profit perusahaan.

Smartphone ini menjadi generasi Galaxy Z Series yang membawa teknologi dari Galaxy Note Series yaitu fungsi S Pen. Pengguna bisa memanfaatkan berbagai fitur S Pen yang sudah dioptimalkan untuk layar foldable, membuatnya sempurna bagi para pebisnis yang ingin mencatat poin-poin penting dalam menjalankan strategi tersebut.

Samsung Galaxy Z Fold3 dihargai mulai dari Rp 24.999.000, jauh lebih terjangkau dibandingkan pendahulunya yaitu Galaxy Z Fold2 yang dibanderol hampir Rp 34 juta saat peluncurannya.

Soal performa ponsel ini didukung prosesor Snapdragon 888 yang dapat diandalkan untuk menjalankan bisnis Anda. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5 12 GB dengan 2 pilihan ROM yaitu 256 GB/ 512 GB.

Galaxy Z Fold3 juga membawa layar internal Infinity Flex Display berukuran 7,6 inci yang dibuat tanpa gangguan notch maupun punch hole berkat teknologi terbaru kamera Under Display. Layar ini juga sudah dilengkapi Dynamic AMOLED 2X Display dengan refresh rate mencapai 120 Hz.

Samsung juga membuat ponsel lipat ini dengan desain yang lebih mulus, tipis, dan ringan untuk lebih mudah dibawa ke mana-mana. Perangkat ini tersedia dalam tiga pilihan warna yaitu Phantom Black, Phantom Green, dan Phantom Silver.

Samsung Galaxy Z Fold3 akan tersedia secara pre-order mulai dari 11 Agustus 2021 dan akan diluncurkan pada 27 Agustus 2021 di sejumlah kawasan seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Korea Selatan.

Setiap pre-order yang dilakukan untuk Samsung Galaxy Z Fold3, pengguna akan mendapatkan perlindungan Samsung Care+22, layanan perbaikan premium dari Samsung, selama setahun.

Untuk info lebih lanjut bisa dilihat di tautan berikut ini.



Simak Video "Menggenggam Mewahnya Samsung Galaxy Z Fold3 5G!"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)