Pandemi Belum Reda, Bamsoet Soroti Penurunan Pendapatan dan PHK di RI

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 10:49 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sidang tahunan MPR 2021. Jokowi hadir dengan mengenakan baju adat suku Baduy.
Foto: Istimewa/Biro Pemberitaan Parlemen
Jakarta -

Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan pandemi Corona memberikan dampak ke semua sektor kehidupan. Tak terkecuali pada sektor perekonomian.

Bambang menyebut ketahanan ekonomi masyarakat melemah di tengah pandemi. Mulai dari yang tinggal di kota hingga di desa banyak masyarakat yang melemah ekonominya.

Hal ini diwarnai dengan menurunnya pendapatan masyarakat hingga badai PHK yang menghantam pekerja. Bambang juga menilai kesempatan masyarakat untuk mendapatkan lapangan kerja juga makin minim.

"Semua kita masyarakat Indonesia merasakan dampaknya, baik yang tinggal di perkotaan maupun di pedesaan utamanya semakin melemahnya ketahanan ekonomi masyarakat akibat menurunnya pendapatan karena pemutusan hubungan kerja dan tidak adanya kesempatan kerja," ungkap Bambang dalam dalam Pidato Pembukaan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2021, Senin (16/8/2021).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga menyatakan dampak ekonomi dari pandemi COVID-19 juga menerjang pengusaha, khususnya yang usahanya memiliki kapasitas kecil dan menengah. Dia menilai modal dan investasi untuk usaha makin minim.

"Dampak lainnya adalah hilangnya kesempatan berusaha akibat terbatasnya aktivitas ekonomi masyarakat, modal dan investasi untuk menopang perekonomian masyarakat pengusaha kecil maupun menengah," papar Bamsoet.

Pandemi COVID-19 menurutnya juga memaksa masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. Bahkan, belajar dan bekerja pun dari rumah.

"Menjaga jarak, dan membiasakan diri dengan cara cara baru menjaga kesehatan yang juga berdampak terhadap merenggangnya kohesi sosial kita," kata Bamsoet.

(hal/ang)