BI Salurkan Bantuan 1.000 Tabung Oksigen ke RS DKI Jakarta

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 15:08 WIB
tabung oksigen
Ilustrasi Tabung Oksigen (Foto: Faiq Azmi)
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) resmi memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan mesin generator oksigen ke beberapa rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 di DKI Jakarta. Hal itu dilakukan dalam rangka dukungan penanganan pandemi.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pihaknya memberi bantuan berupa 1.000 unit tabung oksigen beserta isinya dan 3 unit oksigen generator. Bantuan senilai Rp 24 miliar.

"Bantuan dimaksud dengan total nilai sebesar Rp 24,1 miliar. Bantuan dimaksud disalurkan kepada seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Perry dalam penyerahan bantuan secara virtual, Senin (16/8/2021).

Perry menyebut bantuan akan diberikan kepada RS seperti Wisma Atlet Kemayoran, RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, RS Cipto Mangunkusumo, RSUP Fatmawati, hingga sejumlah RSUD dan RSAD di wilayah DKI Jakarta.

"Melalui bantuan ini kami berharap tidak hanya dapat membantu pasien yang ada pada rumah sakit tersebut, tapi juga dapat berbagi oksigen kepada rumah sakit dan Puskesmas lainnya yang membutuhkan. Mari kita selamatkan jiwa, mari kita terus melakukan upaya bersama," tuturnya.

Tak hanya untuk wilayah DKI Jakarta, BI juga memberikan bantuan oksigen dan fasilitas penunjang kesehatan lainnya terkait penanganan COVID-19 di sejumlah daerah di wilayah Jawa, Bali, Kalimantan Tengah. Bantuan dilakukan secara bertahap.

"BI juga berkomitmen untuk menyalurkan bantuan berupa 2.700 tabung oksigen beserta isi dan oksigen generator kepada sejumlah rumah sakit di wilayah Jawa, Bali dan Kalimantan Tengah dengan nilai sebesar Rp 19 miliar," ujarnya.

BI juga terus berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan rumah Sakit lapangan yang diperuntukkan kepada pasien COVID-19 dengan rencana penyaluran bantuan berupa sarana dan prasarana kesehatan yaitu 2.000 unit tabung oksigen, 400 unit oksigen concentrator dan 60.000 unit alat pelindung diri (APD) dengan nilai Rp 24,4 miliar.

"Bantuan akan disalurkan kepada beberapa lembaga negara yang melaksanakan dan mendukung rumah sakit lapangan yaitu tentara Nasional Indonesia baik angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara serta kepolisian," ujarnya.

Bantuan berupa oksigen ini bukan pertama kalinya yang dilakukan oleh BI. Sepanjang 2020, Perry menyebut telah memberikan bantuan senilai Rp 117,8 miliar.

"Pada 2020 BI telah berkontribusi untuk penanganan COVID-19 dengan memberikan bantuan sarana dan prasarana penunjang kesehatan kepada 650 lembaga di seluruh Indonesia. Tentu saja bantuan sembako kepada kelompok masyarakat yang terdampak COVID-19 dengan total tanpa bermaksud untuk ria, bantuan mencapai Rp 117,8 miliar juga bantuan-bantuan yang juga dari kontribusi pimpinan dan seluruh pegawai BI," imbuhnya.

Dalam mengurangi dampak penurunan ekonomi masyarakat, BI juga telah menyalurkan bantuan untuk mendukung UMKM khususnya usaha warung mikro kepada 3.310 pengusaha ultra mikro dan usaha kecil yang terkena PHK bermitra dengan perusahaan di bidang perdagangan dengan total nilai penyaluran bantuan Rp 21,6 miliar.

"Demikian juga kami memberikan bantuan untuk pendidikan kepada siswa termasuk juga untuk beasiswa kepada 552 lembaga di seluruh wilayah COVID-19," tandasnya.

Kado Terbaik untuk HUT RI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut di tengah pandemi COVID-19 bantuan seperti ini merupakan kado terbaik untuk HUT RI ke-76. Perhatian, kontribusi, sumbangan, dan dukungan moril adalah yang terbaik yang bisa dilakukan saat ini.

"Apa yang teman-teman BI lakukan adalah salah satu contoh hadiah terbaik yang bisa kita berikan sebagai hadiah ulang tahun negara kita, dengan memberikan perhatian, semangat, gotong-royong, energi positif dan memberikan contoh bagaimana kekuatan modal sosial bangsa ini akan bisa mengalahkan segala macam rintangan hambatan dan pandemi seperti ini," imbuhnya.

Bisa Menyelamatkan Ribuan Nyawa

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi seluruh bantuan yang diberikan BI. Pasalnya, hal itu bisa menyelamatkan ribuan nyawa yang ada dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya.

"Mungkin Bapak/Ibu tidak sempat menyaksikan pasien-pasien yang merasakan manfaatnya. Tapi yakinlah Bapak/Ibu sekalian, ribuan orang yang memanfaatkan tabung-tabung itu mereka mensyukuri bahwa mereka bisa pulang kembali berkumpul bersama keluarganya dan di setiap rasa syukur itu ada kiriman doa untuk yang berjuang di belakangnya," katanya dalam kesempatan yang sama.

(aid/dna)