Vaksinasi Seret Bisa Bikin Ekonomi Mampet

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 17:21 WIB
close up
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, ekonomi dunia diramal bakal pulih dan menggeliat lagi di 2022 mendatang. Namun dikatakannya, pemulihan itu tidak akan terjadi seragam di antara negara-negara di seluruh dunia.

"Masuk perekonomian meskipun 2021 diproyeksi akan mengalami pemulihan yang cukup kuat dan akan terus di 2022 namun pemulihan ini tidak berjalan secara seragam," kata dia.

Sri Mulyani menegaskan, ada faktor penentu yang sangat mendasar yang bisa menyebabkan perbedaan yang signifikan dalam proses pemulihan ekonomi antar satu negara dengan negara lainnya.

"Negara-negara yang memilih akses vaksin, dia mendapatkan atau dia proyeksinya akan jauh lebih cepat pemulihannya," tegas Sri Mulyani.

Sebaliknya, akes vaksinasi yang seret dan lambat akan membuat proses pengentasan pandemi akan semakin berlarut-larut. Akibatnya, anggaran belanja negara tersebut harus terus terbelenggu untuk kebutuhan-kebutuhan belanja pemerintah yang fokusnya adalah penanggulangan dampak.

"Yang kurang mendapatkan vaksin aksesnya akan menghadapi tantangan yaitu munculnya pandemi ini akan terus mempengaruhi kondisi pemburukan ekonominya," tandas dia.

(dna/dna)