Pemerintah Sulap Kapal Pelni Jadi Tempat Isolasi Pasien COVID-19

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 20:47 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Seiring dengan masing tingginya angka penularan virus Corona, kebutuhan tempat tidur untuk kebutuhan karantina atau isolasi pasien virus Corona juga masih tinggi.

Guna menanggulangi masalah tersebut, pemerintah berinisiatif memaksimalkan fasilitas yang dimiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai tempat karantina tersebut. Salah satu yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kapal milik PT Pelni.

"Pemerintah mempersiapkan isolasi terpusat, di mana ini dalam bentuk kapal yaitu kapal Pelni," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam paparan media yang digelar secara virtual, Senin (6/8/2021).

Pemanfaatan kapal tersebut saat ini tengah dilakukan uji coba di sejumlah wilayah.

"Ini uji coba dilakukan di Makassar dan sekarang di persiapkan di kota Medan dengan kapasitas sekitar 1.000 tempat tidur. Kemudian di Lampung itu dipersiapkan sekitar 1.000 juga tempat tidur. Kemudian di Padang juga sedang dipersiapkan," rincinya.

Selanjutnya, ada juga di Bitung dengan kapasitas 1.000. Kemudian untuk Sorong dan Jayapura dimana di Jayapura disiapkan 2.000 tempat tidur kapal dan ini akan terus dioperasikan sampai PON nanti.

Airlangga melanjutkan, saat ini tengah dibahas proses administrasi dengan pihak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat terkait proses pemanfaatan fasilitas kapal Pelni tersebut untuk pusat isolasi pasien COVID-19 di masing-masing daerah.

"Sedangkan isolasi terpusat lain yang disiapkan baik itu wisma haji diklat-diklat dan berbagai fasilitas lain termasuk di level kelurahan kecamatan dan kota seluruhnya sedang dipersiapkan oleh Satgas COVID dan kami berterima kasih kepada TNI Polri Gubernur beserta Pangdam dan Kapolda baik itu kepada walikota Bupati Kapolres beserta masing-masing wilayah yang terus mendorong agar seluruh pelaksanaannya bisa terintegrasi," tandas dia.

(aid/dna)