Ini Deretan Bansos yang Lanjut Sampai 2022

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 17 Agu 2021 12:00 WIB
Ilustrasi THR
Foto: shutterstock
Jakarta -

Sejumlah bantuan sosial (bansos) masih akan disalurkan pemerintah hingga tahun depan. Bansos itu masuk dalam Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, RAPBN 2022 melanjutkan konsolidasi fiskal dengan antisipasi terhadap ketidakpastian. Sejumlah bansos masuk dalam RAPBN tersebut.

"RAPBN 2022 melanjutkan konsolidasi fiskal dengan antisipatif terhadap ketidakpastian. Pemerintah juga akan terus mengakselerasi program vaksinasi agar dapat mengendalikan pandemi dan ini merupakan kunci pemulihan ekonomi nasional," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (17/8/2021).

Dalam RAPBN 2022, Pemerintah menetapkan target pendapatan negara sebesar Rp 1.840,7 triliun dan belanja negara sebesar Rp 2.708,7 triliun.

Untuk mengantisipasi situasi pandemi, maka pemerintah menyiapkan tambahan kebutuhan anggaran melalui pengalokasian untuk Program PEN 2022 yang akan fokus untuk kebutuhan penanganan kesehatan sebesar Rp 148,1 triliun dan kebutuhan anggaran untuk perlindungan masyarakat sebesar Rp 153,7 triliun.

Berikut daftar bansos yang dikucurkan pemerintah di tahun depan:

1. Penanganan kesehatan (Rp 148,1 triliun)

Anggaran testing, tracing, treatment Rp 4,5 triliun.
Perawatan pasien COVID-19 Rp 14,9 triliun (250 ribu pasien dirawat dengan cost sharing BPJS 15%).
Obat COVID-19 Rp 1 triliun (4 juta paket). Insentif Nakes (12 bulan), Pusat Rp 6,4 triliun dan Daerah Rp 6,1 triliun
Vaksinasi dengan anggaran pengadaan sebesar Rp 38,44 triliun
Insentif perpajakan vaksin Rp 2,4 triliun
Penanganan kesehatan lainnya di daerah Rp 26,2 triliun
Antisipasi kesehatan lainnya Rp 38,7 triliun (antara lain perluasan klaim pasien 650 ribu dengan cost sharing BPJS 15%.


2. Perlindungan Masyarakat (Rp 153,7 triliun)

PKH untuk 10 juta KPM Rp 28,7 triliun
Kartu Sembako untuk 18,8 juta KPM Rp 45,1 triliun
Kartu Prakerja Rp 11,0 triliun
Dukungan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan Rp 5,6 triliun
BLT Desa Rp 27,2 triliun
Cadangan Perluasan Rp 36,16 triliun
Bansos tunai untuk 10 juta KPM Rp 12,02 triliun (6 bulan @Rp 200 ribu)
Kartu sembako PPKM untuk 5,9 juta KPM Rp 7,1 triliun (6 bulan @Rp 200 ribu)
Bantuan kuota internet untuk 38,1 juta siswa dan pendidik Rp 8,1 triliun (6 bulan)
Cadangan Perlinmas Rp 9,0 triliun.



Simak Video "Tiga Jurus Mensos Cegah Korupsi Bansos"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)