Yusuf Mansur Borong Saham Emiten Ini, Buat Apa?

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 19 Agu 2021 07:53 WIB
Yusuf Mansur lawan COVID-19
Yusuf Mansur Borong Saham Emiten Ini, Buat Apa?
Jakarta -

Kiprah Ustaz Yusuf Mansur di dunia pasar modal semakin menjadi-jadi. Kali ini Yusuf Mansur borong saham emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) sebanyak 6 juta lot saham (600 juta lembar saham).

Pria yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Qur'an, dan juga pemilik perusahaan aset manajemen PT Paytren Aset Manajemen (Paytren) itu, membeli saham via perusahaan sekuritas UOB Kay Hian Sekuritas di harga saat ini, yakni Rp 50/saham sehingga dana yang dikucurkan sekitar Rp 30 miliar.

Yusuf Mansur mengaku kepincut membeli saham REAL karena melihat potensi dari perusahaan itu. Selain itu dia juga berharap bisa membangun banyak pesantren dengan ikut memegang saham perusahaan properti.

"Ini bisa jadi Ferrari-nya saya dan Daarul Qur'an, kan impiannya banyak, salah satu impian yakni membangun kawasan pesantren di mana saja, di kota-kota besar terutama, yang mana itu kawasan akan berisi 100 brand pesantren sehingga dalam 1 tahun, santri bisa 100.000 orang dari 100 pesantren, jadi 6-10 tahun ke depan 1 juta santri di satu kawasan, recurring income bisa Rp 3 triliun per bulan," kata Yusuf Mansur dikutip detikcom dari CNBC Indonesia, Senin (16/8/2021).

"(Potensi) ini kan perlu kendaraan, nggak bisa skema perbankan, harus skema rights issue [penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu/HMTED] dan IPO [penawaran umum saham perdana, initial public offering], dan perusahaan ini kan sudah IPO, tinggal rights issue saja," lanjutnya.

Dia mengatakan memang membeli saham sebanyak 600 juta saham di harga saat ini, dan ke depan akan kembali membeli saham REAL tetapi dalam bentuk inbreng aset lahan, bukan dengan dana tunai.

"Saya 6 juta lot, itu baru aksi perdana abis berikutnya beli pake aset inbreng, berikutnya, nggak pake duit," tegas pria yang akrab disapa YM.

Jumlah saham yang diborong Yusuf Mansur setara dengan sekitar 9% dari total saham bereda REAL sebanyak 6,63 miliar saham.

Per Maret 2021, saham REAL dipegang oleh PT Enam Berlian Sinergi sebanyak 46,72% (3.099.480.000 saham), lalu PT Harmoni Harum Propertindo 15,57% (1.033.160.000 saham), dan investor publik 37,70% (2.500.970.151 saham).

Berdasarkan laporan keuangan, ruang lingkup kegiatan REAL adalah menjalankan usaha dalam real estate yang dimiliki sendiri atau disewa. Saat ini kegiatan usaha utama mereka adalah bidang usaha pembelian, penjualan, pengoperasian real estat. Perusahaan berkantor pusat di Jalan Warung Buncit Raya No.65 Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Data BEI mencatat, saham REAL termasuk saham gocap alias dengan harga terendah Rp 50/saham. Yusuf Mansur borong saham gocap.

Per Maret 2021, penjualan perusahaan baru mencapai Rp 4,94 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu Rp 4 miliar. Sementara laba bersih di kuartal I-2021 baru mencapai Rp 580 juta, dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 410,67 juta. Lalu aset perusahaan mencapai Rp 352,23 miliar, dari akhir Desember 2020 sebesar Rp 352 miliar.

Kewajiban perusahaan hanya sebesar Rp 1,67 miliar, dari Desember 2020 sebesar Rp 2,61 miliar. Kemudian ekuitas mencapai Rp 350,56 miliar dari Rp 349,98 miliar di Desember 2020 sehingga tingkat debt to equity ratio (DER) hanya 0,004 kali.

YM mengakui bahwa saham REAL memang masuk saham gocap, tetapi menurut dia dari sisi prospek bisnis sangat menjanjikan.

"Bismillaah walhamdulillaah. Ini saham gocap, hehehe. tapi fundamentalnya bagus. Bisa jadi kendaraan buat seluruh bisnis properti. Entar kita kelola yang bener ini perusahaan. Bukan jadi perusahaan goreng-gorengan. Tumbuh dan besar bareng, saya masuk dengan izin Allah jadi pemegang sahamnya," kata YM dalam unggahan di akun Instagramnya, @yusufmansurnew.

Dia mengatakan banyak potensi menarik di bisnis REAL ke depan, misalnya pengembangan pesantren di 100 kota dan bisnis propertinya.

"Yang berarti akan ada 100 proyek properti, sebab nempel sama pesantren... keptif market banget-banget... atau mengundang pemilik-pemilik tanah kecil.... 100 meter sampai dengan 1.000 meter.... di kota-kota besar... diisengin bangun cluster kecil-kecil.. pemilik tanah langsung jadi CEO, yang ngerajut, REAL... ini bakal gila... masuk 1000 tanah aja... udah langsung 1.000 cluster... kita bisa rights issue bareng... inbreng aset... gede banget ini."

"Belum lagi revitalisasi rumah orang-orang kampung di perumahan-perumahan gede... ini banyak loh... misal kayak orang Betawi di BSD... masih banyak yang ribuan meter sampe hektar, diisi sama keluarga-keluarga Betawi. Ini jumlahnya busa ratusan, kerja sama begini, apalagi bisa melibatkan BUMN-BUMN Properti... wuih, sedap dah... insyaaaAllah... jalan kenceng nambahin gerak ekonomi Indonesia," kata Yusuf mansur yang borong saham.

Lihat juga Video: Ini Kata Young Investor Pilih Kripto atau Saham

[Gambas:Video 20detik]




(das/fdl)