Wow! Harta Pendiri Amazon hingga Facebook Meroket Rp 7.765 T Selama Pandemi

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2021 19:15 WIB
Jeff Bezos Terbang ke Luar Angkasa, Ini 5 Fakta Kulinerannya yang Unik
Jeff Bezos/Foto: Visual/Site News
Jakarta -

Harta 10 orang kaya di dunia jika digabungkan naik US$ 540 miliar setara Rp 7.765 triliun (kurs Rp 14.381) selama pandemi COVID-19. Menurut laporan Oxfam 10 orang kaya itu termasuk pendiri Amazon Jeff Bezos, bos Tesla Elon Musk, dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg.

Mengutip dari BBC, Jumat (20/8/2021) Oxfam mengungkap dengan uang sebanyak itu diperkirakan bisa mencegah dunia jatuh ke dalam kemiskinan karena virus, dan membayar semua vaksin COVID-19.

Kemudian, Oxfam juga mencatat pada Desember 2020, total kekayaan miliarder di seluruh dunia mencapai US$ 11,95 triliun, setara dengan pengeluaran pemulihan semua pemerintah G20. Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan pajak atas orang super kaya.

Oxfam menduga kekayaan para miliarder itu meningkat karena pulihnya pasar saham dan ketidakadilan ekonomi dunia. Hal itu menyebabkan meningkatnya ketidaksetaraan selama kemerosotan ekonomi terburuk dalam satu abad akibat pandemi.

Lalu, laporan itu juga mengatakan bahwa harta Bezos telah naik begitu banyak antara Maret-September 2020 sehingga dia bisa memberi semua 876.000 karyawan Amazon bonus US$ 105.000. Meski begitu dia pun masih menjadi kaya dari sebelum pandemi hingga sekarang.

Oxfam memperkirakan antara 200-500 juta lebih banyak orang hidup dalam kemiskinan pada tahun 2020. Hal ini menjadi jurang yang begitu jauh dengan konglomerat yang hartanya meningkat.

Meski demikian, dalam laporan UBS, 209 miliarder telah berkomitmen dengan total uang sebanyak US$ 7,2 miliar yang terkumpul dari Maret hingga Juni 2020 akan digelontorkan untuk memerangi pandemi COVID-19.

Tidak hanya itu, MacKenzie Scott, mantan istri Jeff Bezos, mengungkapkan dia telah menyumbangkan lebih dari US$ 4 miliar ke bank makanan dan dana bantuan darurat dalam empat bulan.

Pada Juni tahun lalu, Bezos dikabarkan telah menyumbangkan US$ 125 juta untuk penanganan pandemi. Kemudian, bos Twitter Jack Dorsey pada April lalu menyumbangkan US$ 1 miliar asetnya untuk mendukung upaya bantuan pandemi dan penyebab lainnya.

Penulis Harry Potter, JK Rowling juga telah menyumbangkan 1 juta poundsterling untuk membantu para tunawisma dan mereka yang terkena dampak kekerasan dalam rumah tangga selama pandemi.

Sementara itu, Bill and Melinda Gates Foundation, yang diketuai oleh pendiri Microsoft Bill Gates dan mantan istrinya Melinda disebut akan menyumbang dengan total US$ 1,75 miliar untuk penanganan COVID-19 hingga pengembangan dan pengiriman vaksin dan tes COVID-19.

(ara/ara)