ADVERTISEMENT

Bicara COVID, Erick Thohir: Banyak yang Meninggal karena Belum Divaksin

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 20 Agu 2021 20:41 WIB
Hari ini vaksin tahap ke-14 kembali tiba di Indonesia. Sebanyak 8 juta bulk vaksin Sinovac mendarat di Bandara Soetta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang menerima dan melihat langsung.
Foto: AmiriYandi/DJIKP-Kemkominfo: Menteri BUMN Erick Thohir
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan vaksinasi menjadi kunci untuk melawan pandemi COVID-19 saat ini. Oleh sebab itu vaksinasi menjadi game changer.

"Memang pada saat ini untuk melawan COVID-19, vaksin menjadi game changer, itu harus dilakukan vaksin," kata Erick dalam acara Jurus Erick Thohir Hadapi Pandemi di CNN Indonesia, Jumat (20/8/2021).

Apalagi, menurut Erick berdasarkan data, orang yang sudah divaksin tidak memiliki dampak yang fatal saat terpapar COVID-19. Sementara, banyak orang yang meninggal karena belum divaksin.

Menurut Erick, hal itu mesti menjadi pemahaman bersama.

"Vaksinasi yang dua kali itu dengan data-data sangat terlihat masyarakat yang sudah divaksin dua kali ketika kena COVID itu dampaknya tidak fatal. Tapi banyak yang meninggal karena belum divaksin itu yang tentu harus menjadi pengertian bersama," terangnya.

Memang, dia tak menepis, masih ada pertanyaan di masyarakat salah satunya terkait aspek kehalalan. Erick bilang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan pendapat halal.

"Tentu mengenai vaksin halal pemerintah juga memastikan vaksin-vaksin yang diadakan pemerintah itu tentu, apalagi MUI sudah memberikan pendapat bahwa selain itu halal, pada saat-saat darurat seperti ini vaksin harus diperlukan," terangnya.

(acd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT